Penertiban Hewan Ternak Di Sula Menunggu Persetujuan Sekda

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sula; Nurhayati

Bacaan Lainnya

SANANA – Rencana penertiban hewan ternak yang berkeliaran oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terus diupayakan, hal ini dibuktikan dengan surat pemberitahuan oleh Dinas Pertanian Kepsul kepada sekretaris Daerah (Sekda) Kamis, (19/08/2021).

“Suratnya sudah dibuat untuk dibawa ke Sekda, kita tinggal menunggu untuk di tandatangani oleh Sekda, setelah ditandatangani oleh Sekda surat pemberitahuan penertiban Hewan Ternak ini akan diteruskan ke Camat dan selanjutnya diinformasikan kepada para kepala desa di Kota Sanana dan Sanana Utara,”kata kepala Dinas Pertanian Kepsul Nurhayati saat ditemui wartawan di ruangan kerjanya.

Nurhayati mengatakan, untuk penertiban Hewan Ternak yang berkeliaran, pihak pemerintah Daerah telah menyediakan Perda nomor 9 tahun 2008 tentang penertiban hewan ternak dan telah disosialisasikan oleh dinas pertanian sejak diterbitkannya Perda tersebut.

“Perda itu sudah lama dibentuk, bahkan dinas pertanian sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, awalnya masyarakat patuh terhadap perda itu tapi tidak lama, palingan dua hari mereka lepas lagi,”katanya

Nurhayati bilang, pihaknya tengah berupaya untuk melakukan penertiban kembali setelah surat pemberitahuan yang ditandatangani sekda ditindaklanjut ke camat, menurutnya setelah surat pemberitahuan ditindaklanjuti, pihaknya memberikan waktu selama 14 hari untuk ditindaklanjuti ke Desa-desa.

“Dalam surat tersebut, waktu 14 hari untuk para peternak mengandangkan hewan ternaknya, tetapi kalau lewat dari 14 hari hewan ternak masih saja berlalu-lalang kita langsung eksekusi,”pungkasnya.(tem)

Pos terkait