Gelar Pembekalan Peningkatan Kapasitas, Ini Program PKK Halbar

Ketua PKK Halbar Meri Uang Popala Saat Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Pembekalan Peningkatan Kapasitas

JAILOLO – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) melakukan Pembekalan Peningkatan Kapasitas Dalam rangka menjalankan program 4 Kelompok Kerja (Pokja) pada 10 Kecamatan dan 175 Desa di Halbar

Kegiatan yang berlangsung di Aula Baikole lantai dua kantor bupati Halbar Kamis (03/06/2021) itu, dihadiri Wakil ketua III, Sekretaris II Tim Penggerak PKK serta Ketua Pokja I, II, III dan IV Provinsi Malut untuk memberikan pembekalan kepada 49 orang tim penggerak PKK kabupaten halbar

“Kegiatan ini untuk mempersiapkan diri para tim penggerak PKK Halbar untuk turun ke 10 kecamatan dan 175 desa, jadi kami butuh bekal sehingga mengundang tim penggerak PKK dari provinsi untuk membekali kami, jadi setelah pembekalan ini nanti saat turun ke desa dan kecamatan itu benar-benar siap,”ujat Ketua PKK Halbar Meri Uang Popala pada wartawan usai kegiatan tersebut

Istri orang nomor satu dilingkup pemkab Halbar ini menjelaskan, tim penggerak PKK kabupaten itu adalah menjadi fasilitator untuk memfasilitasi antara dinas terkait dan masyarakat yang berada di desa dalam rangka kesejahteraan keluarga

“Sebagai tim penggerak PKK kami sudah punya program, kami juga siap untuk turun ke desa yang dituju dengan strategi dalam rangka pemberdayaan, maka diawali dengan pembentukan kelompok – kelompok kerja tingkat desa,”ujarnya

Meri mengungkapkan, ada beberapa program yang bakal dilakukan PKK Halbar saat turun ke desa-desa dan masing-masing pokja telah mempersiapkan program dan juga fungsinya tersendiri

Meri memaparkan, tugas dan program Pokja 1 adalah bagaimana menekan angka nikah usia dini dan kekerasan yang harus diberantas, pokja 2 agar masyarakat itu terampil mengatur kehidupan keluarga masing-masing, pokja III membuat Nata de coco dari air kelapa, dan sapu lidi dari daun kelapa, hal ini untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dan pokja IV  adalah bagaimana menekan angka stanting dan gizi buruk

“Dari program pokja 1 sampai 4 ini adalah dalam rangka agar masyarakat itu berdaya, dan sebaik apapun strategi apabila masyarakat tidak berdaya semua itu mubasir, empat pokja ini semuanya akan di turunkan ke masyarakat, sehingga semua harapan masyarakat bisa di atasi secara menyeluruh,”pungkasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

GPM Nilai Inspektorat Kepsul "Main Mata" Dengan Kades Wainin

Kam Jun 3 , 2021
  SANANA – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) sebut pihak Inspektorat Kepsul bermain mata dengan kepala Desa Wainin Usmono Gai atas dugaan korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Desa Wainin tahun anggaran 2018-2019 dan 2020 sebesar Rp 1 milyar. Kepada wartawan, Ketua DPC GPM […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!