Seorang Pelajar SMA Tauro Ditemukan Tewas Gantung Diri

 

Korban gantung diri

JAILOLO – Seorang pelajar berinisial HM (19) yang masih duduk di bangku Kelas 2 SMA Tauro ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon rambutan, tepatnya di belakang Polindes Desa Bukumaadu Kecamatan Jailolo  Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (13/5/2021).

Korban yang merupakan warga Desa Tauro, Kecamatan Jailolo itu ditemukan oleh seorang warga yang hendak ke kandang peternakan Babi.

Nevelsius Nyie, warga yang menemukan korban mengatakan, dirinya hendak mau ke kandang peternakan Babi, namun sesampainya di tempat kejadian, dirinya melihat sebuah baju koko tergeletak diatas rumput, saksi kemudian melakukan pemeriksaan dan ternyata menemukan korban dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali dan tidak bernyawa lagi.

“Jadi sekitar pukul 15.00 WIT setelah memeriksa sekitar tempat kejadian, saya terkejut karena melihat sesosok tubuh sedang bergantung diatas pohon rambutan, saya langsung lari menuju kampung dan bertemu dengan teman saya Oke Kodato kemudian kami berdua memastikan kembali ke tempat kejadian dan segera menghubungi aparat Desa Bukumaadu untuk memberitahukan kejadian tersebut ke warga Desa Tauro, karena korban diketahui adalah warga masyarakat Desa Tauro,” ungkap Nevelsius Nyie.

setalah informasi tersebut disampaikan ke warga Tauro sekitar pukul 15.30 wit, korban langsung dievakuasi oleh masyarakat Desa Tauro menuju ke rumah duka.

dr. Fini Anindya saat melakukan pemeriksaan mayat korban

Kapolsek Jailolo Ipda Misbahkahul Munir saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut, menurutnya pukul 17.30 WIT personil gabungan Polsek Jailolo, unit Iden sat Reskrim Polres Halbar dibantu Urkes Polres Halbar turun ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan olah TKP.

“setelah mendapat laporan kami langsung ke TKP untuk melakukan identifikasi sidik jari dan visum luar yang dilakukan oleh dr. Fini Anindya dari RSUD Jailolo terhadap mayat korban,” katanya.

kapolsek mangatakan, setelah melakukan Visum dan Sidik Jari terhadap Korban, pihaknya juga telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi oleh keluarga, pasalnya keluarga korban telah mengikhlaskan kematian korban.

“dilapangan juga kami buat surat pernyataan disaksikan oleh pemerintah desa tentang penolakan otopsi terhadap korban karena orang tua korban sudah mengikhlaskan kematian korban dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum yang lebih lanjut,” pungkasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tarkam di Halbar, Satu Rumah Warga dibakar Massa

Jum Mei 14 , 2021
  JAILOLO – Warga dua desa di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terlibat tawuran, Jumat (14/05/2021) malam. Kedua desa itu yakni Desa Bobanehena dan Payo Tengah, Kecamatan Jailolo. Akibatnya, satu rumah warga Desa Bobanehena dibakar oleh massa dari Desa Payo Tengah. Informasi yang dihimpun wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bentrok massa kedua […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!