Tender Proyek Di Halbar Dinilai Langgar Undang Undang

Kantor Bupati Halmahera Barat

JAILOLO – Tender proyek di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halbar Tahun anggaran 2021 dinilai melanggar Undang-Undang RI No 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Hal itu disampaikan Direktur CV. Nursita Jaya Jailan Rettop kepada wartawan Selasa (11/05/2021).

Menurut Jailan Praktek tidak wajar dan terjadi persekongkolan tender yang indikasi kerugian negara miliaran rupiah itu dilakukan Ketua Pokja Konstruksi Halbar Hermanus Kalengit sehingga ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Halbar segera mengevaluasi Hermanus.

“Sebagian besar proyek itu terindikasi bermasalah, saya ambil contoh, ada salah satu penyedia dengan inisial CV. GM yang oleh Pokja Konstruksi meloloskan dalam tahapan Evaluasi tanpa melihat Kualifikasi Penyedia, apakah layak untuk di loloskan atau tidak,” tutur Jailan.

Jailan mengatakan Perusahan tersebut memenangkan Paket lelang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halbar dalam lelang diwaktu yang bersamaan, dimana terdapat 5 (lima) paket tender SMP Negeri 16 Halmahera Barat yang ditayangkan secara bersamaan oleh Kelompok Kerja (POKJA) dan dimenangkan oleh CV. GM tersebut.

“Pertanyaanya apakah Pokja sudah melihat Perusahaan tersebut memenuhi syarat kualifikasi atau tidak, misalnya dari Sisa Kemampuan Paket (SKP), Nilai pengalaman Perusahaan, tenaga teknis dari perusahaan, Jumlah Peralatan dari Perusahaan,” ujarnya.

Dari sisi personil tenaga teknis, kata Jailan, dirinya menduga penyedia yang memenangkan paket tersebut tidak mampu menyediakan tenaga sesuai dengan yang di persyaratkan dalam dokumen tender.

“Memang saya mengakui Sertifikasi Tenaga Tekhnis itu dibuktikan saat rapat persiapan penunjukkan penyedia (Dokumen Pemilihan PM PUPR 14 Tahun 2020 BAB III. IKP Klausul 8.2 dan 8.3). Akan tetapi, pokja harus bisa mengkonfirmasi dengan membuktikan pada waktu Pembuktian Kualifikasi apakah Penyedia mampu Membuktikan Sertifikasi tenaga teknis tersebut ada atau tidak, Kalau tidak ada sudah pasti Pokja memakai kacamata kuda untuk menentukan CV tersebut sebagai pemenang,” cetusnya.

“Dari sisi peralatannya apakah penyedia memiliki alat atau menyewa alat Mobil Dump Truck dan 5 (lima) Conrete Mixer dan bisa di buktikan keasliannya pada dalam pembuktian kualifikasi atau tidak? Itu semua harus memang tersedia, kalua tidak perusahaan tersebut tidak bisa lolos sebagai pemenang tender,”tambah Jailan.

Ada lima paket proyek dengan nilai yang bervariatif menurut Jailan dimenangkan oleh CV. GM. Lima paket itu di antaranya, Pembangunan Ruang Tata Usaha beserta Perabotnya, Pembangunan Ruang Laboratorium Komputer beserta Perabotnya, Pembangunan Ruang Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) beserta Perabotnya, Pembangunan Ruang UKS beserta Perabotnya, Pembangunan Toilet (Jamban) beserta sanitasinya

“Bukan hanya itu, keanehan berikutnya terjadi pada paket pekerjaan Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD Negeri 1 Halmahera Barat,”katanya.

Jailan mengaku, pada senin (10/5/21) perusahannya di undang oleh Pokja dengan agenda Pembuktian Kualifikasi pada Paket tersebut, dalam undangan tersebut Pokja hanya menyediakan waktu selama 30 menit dimana waktu yang di berikan sesuai dalam undangan adalah 11 Mei 2021 14:00 sampai denga. 11 Mei 2021 14:30.

“ini kan sangat tidak masuk di akal. Dan selasa 11 Mei kemarin,  pukul 14.00 sampai 15.00 itu kantor Kantor Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Halmahera Barat ketika saya datangi mereka (POKJA KONSTRUKSI) tidak ada satu orang pun di dalam kantor. Saya menemukan pintu dalam keadaan terkunci dan tidak ada salah satu anggota bahkan Ketua POKJA KONSTRUKSI di tempat. Ini sangat menggabarkan POKJA sangat tidak professional bahkan seolah-olah mau menghindar,”kesalnya.

Lanjut alan, dalam waktu yang bersamaan pada pukul 15.30 Pokja mengirim undangan pembuktian Kualifikasi dengan penundaan waktu pada hari senin tanggal 17 Mei 2021. Menurutnya, Ini sangat mengindikasikan ada permainan yang coba dimainkan oleh Pokja Konstruksi untuk memenangkan perusahaan tertentu.

“Selaku orang yang pernah terlibat dalam Tim Pasangan Pak James Uang dan Pak Djufri Muhammad saya merasa malu terhadap diri saya. Untuk itu, saya mendesak agar Pak James Uang segera mengevaluasi saudara Hermanus Kalengit selaku Ketua Pokja Konstruksi Halmahera Barat. Karena ini sangat tidak menunjukan semangat DIAHI sesuai dengan slogan pembaharuan yang Bapak berDua dengungkan dalam setiap media Kampanye kemari,” tegasnya.

Alan menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan Somasi Hukum kepada Pokja Konstruksi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan juga Sanggahan terkait beberapa paket. Bahkan pihaknya mengaku telah mengantongi beberapa bukti seperti kualifikasi yang tidak di input sesuai dalam persyaratan dalam Lembaran Data Kualifikasi (LDK) paket pekerjaan tersebut sementara Sub. Bidang yang ditenderkan tidak ada dalam Sertifikasi Badan Usaha (SBU), SPT Tahunan Perusahaan yang belum terlaporkan dan masih banyak lagi bukti-bukti yang akan menjadi kejutan nanti dilembaga Penegak Hukum.

“Saya juga mendesak kepada para Penegak Hukum yakni Polres dan Kejaksaan Halmahera Barat dan Maluku Utara agar segera memeriksa semua yang terlibat dalam POKJA Konstruksi Halmahera Barat,”pungkasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Seorang Pelajar SMA Tauro Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jum Mei 14 , 2021
  JAILOLO – Seorang pelajar berinisial HM (19) yang masih duduk di bangku Kelas 2 SMA Tauro ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon rambutan, tepatnya di belakang Polindes Desa Bukumaadu Kecamatan Jailolo  Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (13/5/2021). Korban yang merupakan warga Desa Tauro, Kecamatan Jailolo itu ditemukan oleh seorang warga yang […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!