Pelayanan dikeluhkan, Begini Klarifikasi BPJS-TK Ternate

Ilustrasi

TERNATE – Pelayanan di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Kota Ternate menuai keluhan.

Peserta BPJS-TK mengeluh, bahwa pelayanan yang mereka terima memakan waktu lama dan terlalu berbelit-belit, terutama saat klaim pencairan dana JHT yang dipotong dari upah semasa aktif bekerja.

Riswanto Hasanudin (35) salah satu peserta BPJS-TK misalnya. Warga asal Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Pulau ini mengaku sudah lima kali ke Kantor BPJS-TK. Namun, hasilnya dia malah diminta menunggu agar kembali lagi di bulan depan.

“Saya sudah menunggu hampir satu bulan, dikonfirmasi saya balik lagi ke Kantor BPJS setelah saya sudah penuhi semua persyaratannya saya pikir sudah bisa klaim, malah saya dikasih berkas lagi dan diminta satu bulan lagi baru saya balik,” jelas Riswanto, Rabu (05/05/2021).

Pria yang akrab disapa Anto ini pun merasa aneh dengan pelayanan, karena bukan dilayani langsung oleh petugas BPJS-TK melainkan satpam.

“Padahal kan Satpam itu bagian dari penjagaan keamanan, bagaimana saya urus klaim malah dilayani oleh Satpam,” timpalnya seraya menambahkan, bila harusnya pelayanan secara online saat ini bisa lebih memudahkan bukan malah mempersulit.

Terpisah, keluhan ini pun ditanggapi oleh Humas BPJS-TK Ternate, M. Feyzar Rasmanto.

Feyzar membenarkan bila proses klaim dana tersebut memang memakan waktu satu bulan. Dimana, satu bulan itu terhitung sejak peserta dinyatakan nonaktif dari tempat kerjanya.

“Jadi setelah dinonaktifkan satu bulan baru bisa mengajukan klaim dengan syarat-syarat yang ada,” jelasnya.

Dia pun menambahkan, jika proses tersebut telah dipenuhi dan berkas telah lengkap maka peserta akan dikonfirmasi lagi oleh petugas BPJS-TK.

“Kalau semuanya sudah oke, itu jangka waktunya tujuh hari paling lama untuk pencairan,” tandasnya.(ard)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tolak Kebijakan Gubernur, Santrani Pilih Undur Diri dari Kepala DPUPR Malut

Ming Mei 9 , 2021
SOFIFI – Santrani Abusama secara resmi mengundurkan diri, dari jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Maluku Utara (Malut). Keputusan mengejutkan itu tertuang dalam surat pengunduran diri yang dialamatkan kepada Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba di Sofifi, tertanggal, Senin 10 Mei 2021. Didalam surat bermaterai 10.000 tersebut, […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!