Tauhid Warning OPD Untuk Refocusing Anggaran Covid-19

Ilustrasi

TERNATE – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman me-warning seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mencapai target penyesuaian terkait refocusing dan realokasi anggaran penanganan pandemi covid-19 Tahun Anggaran 2021 ini.

Warning dari orang nomor satu di Kota Ternate ini disampaikan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Said Assagaf.

Said mengungkapkan, hingga saat ini hasil refocusing belum final karena belum mencapai angka Rp 108 miliar seperti yang ditargetkan. Sebanyak 40 OPD yang ditetapkan 25 persen masing-masing program kegiatan dinilai tidak konsisten, pasalnya ada 20 OPD hanya menyesuaikan 18 persen, bahkan ada 3 OPD yang sama sekali belum melakukan penyesuaian.

“Oleh karena itu, minggu ini kita mengundang semua OPD yang belum mencapai 25 persen untuk melakukan penyesuaian. Posisi sekarang masih kurang Rp 25 miliar baru bisa mencapai Rp 108 miliar,” kata Said, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/04/2021).

Menurut Said, sangat menghawatirkan bila dalam waktu dekat ini penyesuaian belum final maka sudah pasti akan mengganggu siklus pendistribusian Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat ke daerah.

“Terutama mengganggu belanja pegawai seperti gaji, kalau program kegiatan yah, tidak masalah bisa dipending, selesai, tapi untuk kebutuhan PNS seperti gaji ini hal yang prinsip dan mendasar, jadi kita kejar sampai Rp 108 miliar harus tuntas,” akunya.

Seluruh OPD lanjut dia, diharapkan bisa lebih kooperatif dan komitmen untuk penyesuaian anggaran ini, meskipun agak dilematis bagi beberapa OPD lainnya yang memiliki program kegiatan urgent.

“Seperti di DLH, BBM untuk truk sampah, operasional kendaraan alat berat, honor buruh sampah yang cukup besar, kalau dipangkas akan memunculkan masalah baru. Kemudian di sekretariat daerah itu juga ada belanja modal yang tidak bisa dipangkas terkait fasilitas kendaraan wali kota dan wakil wali kota baru ada dua kendaraan masing-masing, tapi kalau yang lain yang tidak ada kaitannya dengan pelayanan publik itu bisa dipangkas, kalau pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan itu tidak bisa dipangkas,” jelasnya.

Ditanya soal deadline dari pemerintah pusat, Said menyebutkan pemerintah daerah memang masih ada waktu sampai triwulan ketiga. Meski begitu, oleh Wali Kota, M. Tauhid Soleman sudah ditegaskan agar segera tuntas dalam pekan ini juga.

“Pada OPD yang belum mencapai target itu pak wali kasih target paling lambat minggu ini harus selesai, kalau memang dia membangkang belum selesai makan TAPD mengambil tindakan sendiri untuk penyesuaian,” cetusnya.

“Kita menunggu semua OPD selesai baru kita melapor ke DPR untuk disahkan inilah hasil refocusing, kemudian di perubahan anggaran baru kita formalkan, seperti itu,” tandasnya.(ard)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kurang Peminat, Lantai Atas Empat Bangunan Pasar di Gamalama Jadi 'Tempat Sampah'

Rab Apr 28 , 2021
TERNATE – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman me-warning seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mencapai target penyesuaian terkait refocusing dan realokasi anggaran penanganan pandemi covid-19 Tahun Anggaran 2021 ini. Warning dari orang nomor satu di Kota Ternate ini disampaikan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Said Assagaf. Said mengungkapkan, hingga […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!