Proyek Talud Desa Kawata Ambruk

Talud Desa Kawata Yang Ambruk

Bacaan Lainnya

SANANA-Proyek pembangunan talud sepanjang 150 meter  di Desa Kawata Kecamatan Mongoli Utara Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) ambruk. Padahal usia bangunan tersebut baru empat bulan

Informasi yang dihimpun MalutTimes.com, proyek pembangunan talud yang bersumber dari Dana Desa (DD) Desa Kawata sebesar Rp 217.537.000 itu selesai dikerjakan terhitung sejak bulan Desember tahun 2020 lalu.

“Usia bangunan itu baru 4 bulan, sebab pekerjaan proyek itu dari bulan September selesai kerja di bulan November, anehnya baru 4 bulan ini talud sudah rusak,” kata Sudirman Umawaitina, kepada Maluttimes.com, Jumat (09/04/2021)

Pemuda Desa Kawata itu menduga proyek pembangunan talud tersebut ada indikasi korupsi, olenya itu pihaknya meminta Inspektorat harus turun melakukan audit investigasi

“Tidak menutup kemungkinan kalau proyek tersebut ada indikasi korupsi, Kalau hal seperti ini dibiarkan berlarut-larut akan menjadi-jadi, sebab talud baru jadi tetapi sudah ambruk alias rusak,” ujarnya.

Menurut Sudirman setiap proyek yang dibangun di Desa, material nya dibeli dibawa harga, dimana dalam RAB pasir seharga Rp 300 ribu dibeli dengan harga 275 ribu, kebanyakan masyarakat tidak sepakat dengan satuan harga yang di tetapkan oleh kepala desa

Hingga berita ini dipublikasikan, Plt Kepala Desa Kawata, Masidin Umasugi belum dapat dihubungi lantaran masih di luar daerah.(mg1)

 

Pos terkait