Inspektorat Bakal Telusuri RKPDesa Leko Kadai

SANANA – Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) berencana bakal menelesuri Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat, tahun anggaran 2016 yang dinilai enilai belum valid.

Bacaan Lainnya

“Jadi data terkait dugaan kasus Kades Leko Kadai bakal di selediki karena di nilai masih ada garis merah pada dokumen LPJ Desa di tahun 2016,” kata Kepala Inspektorat Kepsul melalui Inspektur Pembantu (Irban II) Irwan M Nur, saat dikonfirmasi, Jum’at (19/03/2021),

Irwan mengatakan pihaknya bakal melakukan pemanggilan terhadap Kepala Desa Leko Kadai untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait masalah tersebut.

“Iya Senin 22 Maret 2021 ini kita bakal pangil Kades dan menanyakan hal itu,sembari menunggu kita akan mencari datanya dulu,”ungkapnya

Sementara Kades Leko Kadai Amrin La Ode Meko Arham, saat ditemui mengatakan pada tahun 2018 persoalan itu sudah dilimpahkan ke jalur hukum dan telah di audit oleh Inspektorat dan pihak kepolisian

“Masalah ini Kan di tahun 2018 kemarin sudah kita bahas ke Kantor Polisi, di bantu oleh Komisi I DPRD Kepsul dan hasilnya tidak ada masalah,”cetusnya

Menurut Amrin pihak Pemerintah Desa Leko Kadai tidak melawan perintah aturan,sebab penelusuran terkait masalah tersebut telah diselesaikan dimeja pihak kepolisian.

“Mungkin sudah jelas,langkah penyelesaian pada tahun 2018 itu menunjukan tanggung jawab dan fungsi kerja pemerintah desa Leko Kadai,”jelasnya

Sekedar diketahui rencana Inspektorat Kepsul melakukan penelusuran RKPDes Desa Leko Kadai itu terkait Penggelolaan Keuangan Desa maupun kegiatan Desa yang meliputi, Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertangunjawaban ADD dan DD Desa Leko Kadai tahun anggaran 2016 yang dianggap rancuh.(mg1/red)

Pos terkait