Oknum Guru SLB di Halbar Tak Bertugas 8 Tahun

 

Kepala SLB Halbar, Abdullah Hi. Ishak

JAILOLO – Oknum guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) inisial FT alias Frans diketahui meninggalkan tugas selama 8 tahun.

Hal ini diungkapkan Kepala SLB Negeri Halbar Abdullah Hi. Ishak saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/03/2021).

“Menurut teman-teman guru yang bertugas lebih dulu dari saya, sekitar 8 tahun dia (Frans) ini tidak bertugas. Karna saya baru saja bertugas disini jadi saya juga ikuti kata teman-teman guru disini. Jadi menurut mereka Frans ini meninggalkan tugas selaku tenaga pengajar di SLB ini sekira sejak tahun 2013,”ungkapnya.

Mantan Kepsek SLB Sasa Kota Ternate ini mengaku semenjak pindah dari Kota Ternate, pihaknya telah melayangkan surat sebanyak tiga kali ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara di Halbar terkait oknum guru tersebut.

“Kita sudah menyurat sebanyak tiga kali, tapi belum digubris, mau ambil kebijakan untuk menahan Gaji juga tidak bisa karena itu bukan kewenangan saya, kalau Dinas Pendidikan Provinsi yang tahan bisa,” cetusnya.

Abdullah menjelaskan terkait pernyataan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara Ramli Littiloly sebelumnya, tentang tidak adanya informasi dari SLB Negeri Halbar terkait persoalan tersebut hanyalah mis komunikasi antara pihak sekolah dengan Kepala Cabang.

“Karena, pihak Sekolah telah membuat laporan resmi sebanyak tiga kali ke Cabang Dinas dan tembusannya langsung ke Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Malut, jadi soal pernyataan itu kami akui itu mis komunikasi,” jelasnya.

Abdullah menambahkan, bahkan tim dari dinas pendidikan provinsi pernah meninjau persoalan tersebut ke sekolah setelah mendapatkan surat pemberitahuan dari pihak sekolah.

“Tim pengawas dari Dinas pendidikan sudah sudah melakukan pemeriksaan ke sekolah terkait masalah ini, kami juga pada Senin tanggal 15 Maret membuat laporan resmi ke Cabang Dinas yang ke empat kalinya,” katanya.

Pihak Sekolah, sambung Abdullah, telah melakukan panggilan kepada Fransiskus, baik secara lisan tulisan berupa menyurat, namun surat yang dikirim berkali-kali oleh pihak sekolah tidak diindahkan oleh yang bersangkutan.

“Jadi kalau Kepala Cabang Dinas mengatakan bahwa kepsek SLB tidak pernah melapor itu mungkin kepala Cabang Dinas tidak mengecek laporan tersebut, dan kepala Cabang yang sekarang mungkin baru menjabat. Makanya, surat sebelumnya beliau tidak tahu,” terangnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Ramli Litiloly mengakui bahwa dirinya lupa, ada laporan dari pihak sekolah SLB Negeri Halbar. Disebabkan, pada saat itu laporannya secara lisan oleh Kepsek SLB.

“Memang ada laporan dari kepsek, mungkin 4 bulan yang lalu terkait masalah Frans namun karena sibuk saya lupa,” jelasnya.

Ramli bilang, kalaupun ada laporan resmi dari pihak sekolah SLB terkait masalah Fransiskus yang tidak pernah bertugas itu, kemungkinan masih Kepala Cabang Dinas yang lama.

“Saya sudah minta pihak sekolah membuat surat laporan ulang. nanti saya tindaklanjut ke Dinas Pendidikan Provinsi. pada intinya, yang bersangkutan Fransiskus tetap mendapat sanksi berat karena tidak pernah bertugas selama kurang lebih 8 tahun,” ujarnya.

Ramli menyatakan, perbuatan Frans itu telah menyalahi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, antara lain memuat kewajiban, larangan, dan hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan kepada PNS yang telah terbukti melakukan pelanggaran.(rrm/red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

JAM PIDMIL

Rab Mar 17 , 2021
  JAILOLO – Oknum guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) inisial FT alias Frans diketahui meninggalkan tugas selama 8 tahun. Hal ini diungkapkan Kepala SLB Negeri Halbar Abdullah Hi. Ishak saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/03/2021). “Menurut teman-teman guru yang bertugas lebih dulu dari […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!