Belajar Menggunakan Daring, Begini Respon Kepala Cabang Disdik Malut

Syawal Umanahu

Bacaan Lainnya

SANANA – Praktek belajar mengajar mengunakan media Internet (Daring) dinilai menjatuhkan prestasi siswa yang ada di sekolah Khususnya di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Hal ini disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Maluku Utara (Malut) di Kepulauan Sula, Syawal Umanahu kepada wartawan Selasa (16/03/2021).

Menurut Syawal hampir setiap sekolah di Kabupaten Kepulauan Sula mengunakan sistem belajar Daring atau Online dengan alasan Covid-19 sehingga pola pembelajaran adalah menggunakan pola kelas terbatas.

“Jadi sistem Daring itu kalau menurut saya tidak dapat menjawab dinamika untuk mendorong orentasi dan prestasi pada siswa, internet bukan solusi untuk mendukung Efektivitas belajar, harus diperkuat pada orentasi belajar dan praktek pembinaan guru yang dilakukan secara spontan,”ungkap Syawal

Syawal mengatakan seorang guru harus mampu memberikan Pendidikan yang Edukasi dan Inovasi, internet bukan solusi, ada banyak konsekuensi, sebab ada konten negatif dan berbahaya kepada anak didik.

“Bukan hanya prestasi yang menurun, anak ikut menjadi korban orang tua guna menjawab kebutuhan keluarga sebab banyak waktu luang di luar kontrol pihak guru,”pungkasnya

Syawal menambahkan pihak sekolah harus lebih banyak melakukan sosialisasi dengan intens terkait bahaya menggunakan Handphone android sebagai alat belajar siswa menagkap materi di internet.

“Saya menilai ada banyak dampak pada aspek pendidikan,lantaran Covid-19, jadi kegiatan belajar mengajar pada masa covid-19 tidak membuahkan hasil yang efisien serta produktif kepada siswa siswi,”tandasnya mengakhiri.(mg1/red)

Pos terkait