Honor Perangkat Desa Leko Kadai Bakal Direalisasikan

ilustrasi
ilustrasi

SANANA – Honor Perangkat Desa Leko Kadai Kecamatan Mangoli Barat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang belum terbayar sepanjang Juni 2020 lalu bakal direalisasikan. Hal ini disampaikan kepala Desa Leko Kadai Amrin La Meko Arham saat dikonfirmasi wartawan Jum’at (12/03/2021).

Menurut Amri penundaan pembayara honor yang dilakukan kepada empat orang perangkat Desa itu dikarenakan tidak aktif dalam tugsa sebagai staf pemerintah Desa, namun dirinya telah berupaya untuk merealisasi setelah pencairan anggaran 2021.

Bacaan Lainnya

“Empat orang aparat desa yang belum terima honor itu lantaran tidak aktif dan loyal dalam bertugas, tetapi akan segera realisasikan nanti,”ungkapnya.

Terpisah salah seorang Perangkat Desa yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, pernyataan Kepala Desa Armin terkait ketidak loyalnya perangkat desa itu tidak benar, pasalnya banyak tunjangan perangkat desa yang belum terbayar, bahkan menurutnya kepala Desa Armin juga sering melakukan ancaman kepada warga jika ada warga yang menceritakan penyimpangan anggaran desa oleh pemerintah desa.

“Itu sudah menjadi alasan pak Kades, honor dan siltap kami tidak di bayar, bukan hanya itu Kades juga sering ancam warga jika ada warga yang menceritakan terkait penyimpangan anggaran Desa oleh pemdes,”jelasnya

Merasa tertekan dengan sikap Kepala Desa yang selalu mengancam warga, dirinya mengungkapkan keresahan warga desa tersebut dan meminta Inspektorat tidak perlu membela dan segera menaudit dana desa setempat.

“Kades perlu di periksa, kami minta Inspektorat jangan pilih kasih, jangan karena ada kontra politik antara Kades dengan Bupati sehingga terkesan Inspektorat melindungi kades dan mengabaikan perintah aturan,”pungkasnya. (kb/red)

Pos terkait