Oknum Polisi Kasus KDRT Dituntut Tiga Bulan Penjara

BOBONG – Persidangan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret onkum polisi berinisial ESA memasuki tahap penuntuan di Pengadilan Negeri (PN) Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Dalam kasus ini, oknum polisi berpangkat Bripka itu dituntut hukuman tiga bulan penjara.

Tuntutan dibacakan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Taliabu, Anton di hadapan Majelis Hakim PN Bobong, Kamis (25/02/2021).

Humas PN Bobong, Panusunan kepada wartawan usai sidang mengatakan, JPU menilai terdakwa bersalah melakukan tindakan pidana pelantaran dalam ruangan lingkup rumah tangga sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 49 huruf a ayat (1) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan lingkup dalam rumah tangga sebagaimana dakwaan tunggal penuntut umum.

“Berikutnya, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama tiga bulan. Menetapkan barang bukti satu buah buku nikah berwarna hijau tua dan terdakwa membayar biaya sebesar Rp 5.000,” katanya.

“Itu tuntutan JPU, selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dari majelis hakim,” sambungnya.(tem)

Pos terkait