DPD I Hanura Malut Pecat Marcela, ini Alasannya

Basri Salama

JAILOLO – DPD I Partai Hanura Provinsi Maluku Utara (Malut) memutuskan memecat Marcela Pricillia Tampi dari keanggotaan partai.

Pemecatan ini terkait dugaan pemotongan gaji Marcela selaku Anggota DPRD Halbar Fraksi Hanura untuk melunasi hutang Ketua DPC Hanura Halbar Denny Palar di Bank BPD Maluku-Malut.

“Saudari Marsela Pricilia Tampi telah kami pecat dan diberhentikan dari keanggotaan Partai Hanura melalui rapat pleno DPD via zoom meeting pada tanggal 13 Februari 2021,” kata Basri Salama, Ketua DPD I Hanura Provinsi Malut kepada maluttimes.com, Selasa (23/02/2021).

Basri menyebutkan, pemecatan Marcela merupakan tindaklanjut dari usulan hasil Pleno DPC Hanura Halbar pada 9 Februari 2021.

“DPD telah melakukan pleno menidaklanjuti hasil dari pleno DPC. Ini alasannya karena yang bersangkutan melakukan manuver-manuver politik dengan mengabaikan segala mekanisme dalam aturan partai,” ungkapnya.

BACA JUGA: DPP Hanura Sebut Ada Kejanggalan Pemecatan Marcela

Lebih lanjut Basri bilang, Marcela dilantik sebagai DPRD Halbar tanpa ada persetujuan pengusulan dari partai politik sebagaimana diatur dalam AD/ART partai serta UU No. 17 tahun 2014 tentang MD3 yang telah diubah menjadi UU No. 13 tahun 2019.

“Jadi usulan tentang pemecatan Marcela dari keangotaan partai dan permohonan PAW akan kami ajukan ke DPP dalam minggu ini,” tegasnya.

Mantan Anggota DPD RI 2014-2019 menyatakan, sembari menunggu proses internal partai, pihaknya juga telah menyurati DPRD Halbar untuk menghentikan segala pemenuhan hak Marcela sebagai anggota DPRD.

“Kami sudah menyurat ke DPRD Halbar untuk menghentikan segala pemenuhan hak anggota kepada saudari Marcela. Selain itu kami juga meminta Gubernur, Bupati dan DPRD Halmahera Barat untuk meninjau kembali pengesahan terhadap yang bersangkutan karena status keanggotaan Marcela sebagai anggota DPRD Halmahera Barat cacat prosedur,” cetusnya.

Diakhir wawancara, mantan senator Maluku Utara ini menegaskan kepada sejumlah oknum untuk tidak mengatasnamakan kader Hanura tanpa ada mandat dari ketua DPC.

“Kepada beberapa kader agar jangan lagi mengatasnamakan DPC Halbar tanpa ada mandat dari ketua dan sekretaris DPC, dan beberapa orang itu akan kami beri sanksi juga sambil menunggu proses diinternal yang sedang berjalan. Kami berharap kader-kader Hanura di Halbar tidak berspekulasi,” tegasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DPP Hanura Sebut Ada Kejanggalan Pemecatan Marcela

Rab Feb 24 , 2021
JAILOLO – DPD I Partai Hanura Provinsi Maluku Utara (Malut) memutuskan memecat Marcela Pricillia Tampi dari keanggotaan partai. Pemecatan ini terkait dugaan pemotongan gaji Marcela selaku Anggota DPRD Halbar Fraksi Hanura untuk melunasi hutang Ketua DPC Hanura Halbar Denny Palar di Bank BPD Maluku-Malut. “Saudari Marsela Pricilia Tampi telah kami […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!