Diduga Serobot Lahan Warga, CV Sula Baru Terancam dipidana

Kuswandi Buamona, SH.
Kuswandi Buamona, SH.

SANANA – Beroperasinya CV Sula Baru di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) nampaknya telah membuat sejumlah warga gerah.

Bukan saja gerah, warga pun mengancam akan mempidanakan perusahaan tersebut lantaran selama ini dinilai telah menyerobot lahan dan menebang pohon kayu bulat milik warga.

Bacaan Lainnya

Ilki Masuku salah satu warga Buya mengaku kaget, ketika mengetahui lahannya pun diserobot perusahaan tersebut.

Ilki menduga, bahwa perusahaan berani menyerobot masuk ke lahan warga dikarenakan adanya izin oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Iya, kami tidak puas dan akan laporkan ke Polisi,” kata Ilki kepada wartawan, Senin (01/02/2021).

Ia mengungkapkan bahwa CV. Sula Baru yang mulanya dikira hadir pada akhir 2019 lalu untuk membuka perkebunan cengkeh dan pala atas izin pemerintah provinsi, malah ternyata membabat kayu bulat milik warga. Khusus dari lahan Ilki saja sudah sebanyak 23 pohon yang ditebang.

“Ini karena ada yang suruh perusahaan untuk menebang pohon di lahan kami. Mana mungkin perusahaan berani kalau tidak ada yang menyuruhnya,” sesalnya.

Sementara itu, Kuswandi Buamona kuasa hukum dari Ilki Masuku mengatakan bahwa yang dilakukan pihak perusahaan ini adalah perbuatan pelanggaran hukum sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Secepatnya kami akan lapor ke polisi. Kami akan mengawal masalah ini hingga selesai,” tegasnya.(red)

Pos terkait