Calon Jamaah Haji Wajib Suntik Vaksin, ini Alasannya

Hj. Fahria Usman

JAILOLO – Ibadah haji menjadi dambaan bagi sebagian besar umat Muslim. Tapi, melaksanakan ibadah haji tak cukup berbekal dengan persiapan mental dan finansial saja.

Persiapan kesehatan pun tak boleh luput dari perhatian. Apalagi ditengah pandemi ini, resiko penularan virus Covid-19 ini lebih besar mengingat faktor jamaah haji yang berjumlah jutaan.

Salah satu cara pencegahannya adalah dengan vaksinasi. Vaksin yang wajib diberikan bagi calon jamaah haji adalah vaksin Meningitis.

Seperti di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara. Tercatat sebanyak 68 orang calon jamaah haji yang harus divaksinasi untuk persiapan keberangkatan.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Halbar, Hj. Fahria Usman mengatakan, penyuntikan vaksin Meningitis sudah dilakukan tahun kemarin namun, pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan Dinas Kesehatan terkait vaksinasi ulang mengingat jangka waktunya sudah satu tahun.

“Kita menindaklanjuti pemberitahuan dari Menteri Agama bahwa seluruh jamaah haji itu harus divaksin termasuk juga vaksin sinovac pencegah Covid-19,” kata Fahria ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2021).

Selain alasan kesehatan, suntik vaksin ini harus dilakukan karena jika tidak maka, calon jamah haji tidak akan diterima di Arab Saudi.

“Karena kalau tidak divaksin otomatis Pemerintah Arab Saudi tidak mungkin terima jamaah haji kita,” sambungnya.

Lanjut dia, terkait jadwal keberangkatan musim haji tahun 1442 Hijriyah 2021 belum ada kepastiannya. “Kalau jadwal itu Juni, tapi untuk mendapatkan kepastian itu mungkin di bulan Maret atau April 2021 pasti ada info. Tapi sampai saat ini kita masih menunggu keputusan dari Arab Saudi,” ujar Fahria.

Dengan demikian, lanjut Fahria, pihaknya belum bisa mengatur jadwal untuk para calon jamaah haji melakukan bimbingan manasik lagi karena takut soal kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

“Tapi di tahun kemarin sudah melakukan bimbingan manasik dan pembekalan terkait ibadah haji. Selain itu para jamaah haji juga sudah melakukan cek kesehatan tahap I dan tahap II bahkan seluruh pasport jamaah haji sudah siap, tinggal berangkat,” terangnya.

Mewakili Kemenag Halbar, Fahria berharap di tahun ini ada penyelenggaraan haji dan umrah, sebab daftar tunggu semakin bertambah.

“Jika sampai ditunda lagi penyelenggaraan haji maka pertimbangan daftar antrian semakin panjang dan juga faktor usia dari jamaah haji yang sudah lansia, sehingga kami berharap di tahun ini ada penyelenggaraan haji,” harapnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Nakes di Halteng Mulai divaksin Sinovac pada Februari

Kam Jan 28 , 2021
WEDA – Seluruh tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bakal menjadi yang pertama menerima vaksinasi Sinovac pada Februari 2021 nanti. Vaksin Covid-19 yang dikhususkan pada nakes di Halteng ini telah disiapkan sebanyak 1.160 vaksin. “Jadi vaksin ini khususkan untuk petugas kesehatan yang tersebar di 13 […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!