Jaksa Terus Dalami Kasus Pembersihan Lahan Bandara Bobong

BOBONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Taliabu memastikan akan terus mendalami perkara kasus dugaan korupsi pada kegiatan pembersihan lahan bandara Bobong, di Dinas Perhubungan (Dishub) Pulau Taliabu.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Pulau Taliabu, Yayan Alfian saat ditemui, Kamis (21/1/2020) menuturkan, tim jaksa telah mengantongi dokumen-dokumen terkait dan keterangan dari sekitar 23 orang dalam kasus tersebut.

Lanjut dia, memang sudah ada pengembalian kerugian negara senilai Rp 715.292.629. Nilai ini sebagaimana hasil audit BPK.

“Meskipun telah ada pengembalian, penyelidik masih akan mendalami, apakah selain temuan BPK masih ada kerugian lainnya yang belum ditemukan, dan apakah ada perbuatan melawan hukum pidana, sehingga belum dapat ditingkatkan ke penyidikan,” tegasnya.

Sementara itu, selain kasus tersebut, tambah Yayan, Kejari juga sedang menindaklanjuti 15 kasus dugaan korupsi lainnya.

Selusin lebih kasus korupsi yang ditangani itu, kini dalam tahap pengumpulan bahan keterangan beserta alat buktinya.(tm/red)

Pos terkait