Pemkab Halbar Bakal Surati PT IWIP untuk Bahas Masalah ini

Fabianus Atajalim
Fabianus Atajalim

JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) melalui Dinas Ketenagakerjaan Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans dan ESDM) bakal menyurati pihak PT. Indonesia Wedabay Industrial Park (IWIP) untuk audiens terkait keselamatan pekerja asal Kabupaten Halbar.

Hal ini disampaikan Kapala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Fabianus Atajalim saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/01/2021).

Bacaan Lainnya

“Dalam rapat (internal) pukul 10:00 WIT tadi, yang kami bahas itu, hak-hak warga dalam bekerja, keselamatan kerja, dan surat pernyataan kerja seperti apa. Sebab sampai saat ini belum ada surat pernyataan kerja yang dilayangkan pihak perusahaan(PT IWIP) ke kita (Nakertrans Dan ESDM). Untuk itu nanti disana baru kita tanyakan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Fabian bilang, hal ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang buruk bagi warga Halbar saat bekerja. Sebab jika terjadi maka pihaknya yang akan kerepotan karena kartu kuning diterbitkan oleh Disnakertrans dan ESDM.

“Kami punya tanggungjawab penuh menjamin keselamatan warga sekalipun bekerja di luar daerah. Jadi, pemerintah daerah dalam hal ini Disnakertrans dalam waktu dekat akan membangun kordinasi dengan pihak perusahan,” cetusnya.

“Bagaimana pun juga, tenaga kerja ini masyarakat Halbar. Kita juga punya tanggungjawab untuk jaga keselamatan mereka sebab itu penting jangan sampai terjadi apa-apa kedepan disaat mereka sudah kerja,” sambung Fabian.

Ia menambahkan, sejauh ini sudah 1.000 warga Halbar yang membuat kartu kuning guna melamar pekerjaan di PT IWIP.

“Pengurusan membuat kartu kuning sejak November, 2020 hingga 18 Januari 2021 ini, terhitung sebanyak 1.000 orang pelamar kerja,” pungkasnya.(rrm)

Pos terkait