Terungkap, Honor Penyuluh Pertanian di Halbar Habis dipakai Untuk Pameran

Suasana hearing bersama Komisi II DPRD Halbar

JAILOLO – Keresahan para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Halmahera Barat terkait Honor dan Bantuan Operasional Penyuluh (BOP) pada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Dinas Pertanian Halbar tahun 2019 yang belum terbayar akhirnya terbongkar saat hearing bersama di gedung DPRD Halbar, Senin (11/01/2021).

Kepala Dinas Pertanian Halbar, Tutari Balatjai mengaku anggaran sebesar Rp150 juta itu telah digunakan untuk kepentingan pameran Pemda Halbar di Jakarta.

“Jadi uang 150 juta itu saya pribadi juga kaget. Terus terang, sampai kegiatan Pameran di Jakarta selesai dan pulang ke Halbar saya dapat informasi terkait belum terbayarnya honor penyuluh. Saya kemudian bertanya-tanya kenapa honor penyuluh dua bulan belum terbayar ternyata, uang kegiatan pameran tersebut adalah (dari) honor penyuluh,” ungkap Tutari dihadapan Komisi II DPRD Halbar.

Ia mengaku, seharusnya sudah terbayar akan tetapi bertepatan dengan kegiatan pameran itu sehingga terjadi pemangkasan anggaran.

“Saya pribadi juga tidak tau menahu soal sumber anggaran pada kegiatan pameran itu, seandainya kalau saya tau tentu tidak akan terpakai,” akunya.
Tutari menyebutkan, di tahun 2020 anggaran serupa juga terjadi pemangkasan sehingga akan terbawa hutang di tahun 2021.

Pihaknya berencana pada anggaran perjalanan dinas dalam daerah maupun luar daerah akan diprioritaskan untuk kepentingan membayar honor dan BOP yang tertunggak itu. “Yang jelas hutang tetap kami bayar,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu juga, salah satu penyuluh asal Kecamatan Jailolo, Muhammad Yusuf membantah pernyataan Tutari yang menyampaikan honor penyuluh di tahun 2018 telah terbayar secara keseluruhan.

“Terkait dengan honor tahun 2018 itu saya pernah konfirmasi ke bendahara dinas pertanian dan pengakuan yang sama juga. Menurut bendahara honor serta BOP dua bulan di tahun 2018 itu sudah dicairkan tapi hingga saat ini anggaran tersebut belum tersampaikan ke tangan penyuluh. Bahkan Kami tidak pernah mengetahui terkait pencairan honor dan BOP dua bulan di 2018 itu,” cetusnya.

Menanggapi ha itu, Bendahara Dinas Pertanian Halbar, Ahmad Pelupessy menyatakan honor penyuluh 2018 sudah clear. Dengan rinciannya Januari-Februari diterima pada April 2018. Sedangkan pada Maret diterima Juni 2018. Untuk April-Mei diterima pada Agustus, dan Juni-Juli diterima pada November 2018.

“Sebenarnya bulan apa yang belum diterima saya bingung. Karna honor untuk penyuluh itu ada yang diterima oleh koordinator bahkan ada juga yang diterima langsung oleh penyuluh masing-masing. Jadi dalam catatan saya terkait 2018 itu sudah clear tidak ada masalah,” tandasnya.

Ahmad menegaskan, pos anggaran ini telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga kalaupun ada kejanggalan maka pasti sudah ada temuan. “Kalaupun belum terbayar pasti bakal terbawa di 2019 dengan hal yang sama karena memang tidak ada bukti dan setau saya sudah selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Halbar, Nikodemus H David mendesak Kadis Pertanian agar secepatnya mengurus penyelesaian masalah tersebut.

“Jadi ini termasuk preseden terburuk bagi Dinas Pertanian Halbar dan bakal ada punishment. Kami desak agar secepat mungkin untuk menyelesaikan honor para penyuluh”tegasnya mengakhiri.(rrm)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Bekuk Seorang Pria Pengedar Sabu di Sanana

Kam Jan 14 , 2021
JAILOLO – Keresahan para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Halmahera Barat terkait Honor dan Bantuan Operasional Penyuluh (BOP) pada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Dinas Pertanian Halbar tahun 2019 yang belum terbayar akhirnya terbongkar saat hearing bersama di gedung DPRD Halbar, Senin (11/01/2021). Kepala Dinas Pertanian Halbar, Tutari Balatjai mengaku anggaran […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!