Petahana Menang, KPU Tikep : Silahkan Gugat Jika Keberatan

TIDORE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) telah melaksanakan tahapan pleno rekapitulasi perhitungan suara dan penetapan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tikep, Selasa (15/12/2020).

Pada tahapan yang paling menentukan ini, pasangan petahana nomor urut dua, Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen memperoleh suara terbanyak, yakni 29.320 suara, disusul pasangan nomor urut tiga Salahuddin Adrias dan Muhammad Djabir dengan perolehan suara sebanyak 19.552, kemudian pasangan nomor urut satu, Basri Salama dan Muhammad Guntur Alting memperoleh 16.251 suara.

Selain itu, suara tidak sah pada Pilwakot Tikep tahun 2020 ini sebanyak 573 suara, sehingga total suara sah dan tidak sah sebanyak 65.696.

“Dari suara sah 65.696 itu, angka yang terdapat di pengguna pemilih pada saat proses pencoblosan,” ungkap Abdullah Dahlan, Ketua KPU Tikep.

Menurutnya, jumlah DPT sebanyak 71.000 dan pemilih yang datang mencoblos sebanyak 65.696 atau dalam presentasinya yakni 91,31 persen pemilih yang ikut berpartisipasi.

Abdullah pun menegaskan, pleno di tingkat kota telah selesai, meski ada permintaan daei saksi pasangan nomor urut tiga, Salahuddin Adrias dan Muhammad Djabir yang meminta agar KPU membuka semua kotak suara 8 kecamatan.

Menurut Abdullah, permintaan seperti itu boleh dilakukan KPU asalkan ada perselisihan suara. Namun, itupun mestinya dilakukan di TPS, bukan nanti saat pleno di tingkat kota.

“Kalau plano juga masih terjadi perselisihan angka, tentu kita akan bisa melakukan perhitungan suara ulang. Karena kepentingan daftar hadir, tentunya saksi mereka juga di setiap TPS juga ada,” cetusnya.

Meski begitu, lanjut dia, bagi pasangan yang merasa keberatan dengan hasil Pilwakot boleh menempuh jalur lain.

“Kalau ada yang berkeberatan silahkan menempuh jalur lain untuk ke Mahkamah Konstitusi, dan pada prinsipnya KPU Kota Tidore Kepulauan sangat siap. Jadi selama tiga hari yang diberikan oleh KPU, kemudian mereka menggugat hasil yang sudah kita putuskan hari ini ke Mahkamah Konstitusi,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, terkait dengan penetapan calon terpilih, KPU masih menunggu hasil dari pihak yang menggugat ke Mahkamah Konsitusi.

“Kalau dari ketiga paslon tidak menggugat ke MK, KPU tetap menunggu keluarnya surat daftar daerah kabupaten kota yang tidak bersengketa. Dengan dasar surat tersebut, setelah 5 hari surat tersebut dikeluarkan dari MK, baru kita menggelar penetapan calon,” tandasnya.(len)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KPU Tetapkan Paslon JUJUR Pemenang Pilkada Halbar 2020

Kam Des 17 , 2020
JAILOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara menetapkan, pasangan calon nomor urut 01 James Uang-Jufri Muhammad (JUJUR) menjadi pemenang Pilkada Halbar 2020. Penetapan dilaksanakan melalui rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Halbar Tahun 2020 yang berlangsung di […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!