Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Maidi dikritik

Rusli M. Zen, ST

TIDORE – Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Pemkot) menuai kritik dari sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari pegiat lingkar studi Delta Engineering, Rusli M. Zen, ST.

Menurutnya, kualitas infrastruktur jalan seperti di wilayah Desa Maidi, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tikep perlu mendapatkan perhatian khusus.

Bgaimana tidak, peningkatan jalan di ruas Desa Maidi – Desa Tafaga yang baru dikerjakan pada 2019 telah terjadi penurunan di beberapa spot dan mengakibatkan adanya genagan air di badan jalan.

Rusli menilai, proyek yang menelan anggaran yang diplot dari APBD Kota Tikep senilai Rp 800 juta itu tidak sesuai spesifikasi karena kondisinya yang rusak alias gagal.

“Pekerjaan peningkatan non hotmix atau Lapis Penetrasi (LAPEN) sudah mengalami penurunan tanah, dan menyebabkan genangan, sedang baru dikerjakan di tahun 2019 lalu. Padahal jika dikalkulasikan dengan volume lalu lintas kendaraan di sana terbilang sangat kecil,” kata Rusli kepada maluttimes.com, Selasa (20/10/2020).

Dari hasil pengecakan terhadap kualitas LAPEN di ruas tersebut, kata Rusli, dapat disimpulakan bahwa proses pekerjaan dan kualitasnya tidak sesuai dengan standar Spesifikasi Umum yang dikeluarkan oleh Direktorat Binamarga tahun 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan.

“Ini juga tidak terlepas dari lemahnya pengawasan Dinas PUPR Kota Tikep,” cetusnya.

Alumni Fakultas Teknik Unkhair ini juga menerangkan, pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan (Lapen) adalah perkerasan jalan yang dilakukan dengan cara semi manual yang komposisinya terdiri dari material pokok, pengunci dan material penutup. Kemudian proses penghamparan material batu dan penyiraman aspal dilakukan dengan cara manual.

“Banyak kejanggalan kami dapati dari jenis ukuran dan metode pekerjaaan. Menurut spesifikasi, penyiraman aspal dilakukan dua kali, pada saat setelah penghamparan material agregat pokok yang nilai koefisiennya adalah 5,20 Kg/M2. Begitu juga dengan penyiraman aspal setelah agregat pengunci dihamparkan dengan koefisien 1,5 Kg/M2. Dengan kata lain, dalam setiap M2 pekerjaan lapen seharusnnya menghabiskan 6,7 Kg aspal pen 60/70 atau pen 80/100 (aspal keras),” paparnya.

“Selain itu, agregat (Material Batu) pengunci dan penutup dalam spesifikasi disebutkan bahwa harus terdapat satu atau dua bidang pecah, yang dalam bahasa spek disebutkan ‘Butir Pecah Pada Agregat Kasar 85/75’. (SNI.7619:2012), hal tersebut menerangkan 85/75 menunjukan bahwa 85% agregat kasar mempunyai muka bidang pecah satu atau lebih, dan 75% agregat kasar mempunyai muka bidang pecah dua atau lebih. Dari hasil inspeksi di lapangan kami berkeyakinan bahwa pekerjaan tersebut di kerjakan secara asal-asalan,” sambung pria yang akrab disapa Adit ini.

Ia menambahkan, kesalahan teknis di lapangan saat pekerjaan jalan LAPEN di Desa Maidi adalah bentuk ‘kesengajaan’ dan minimnya pengawalan serius dari Dinas PUPR Tikep.

“Ini berdampak pada kualitas dan berpengaruh pada usia jalan itu. Padahal sangat baik jika jalan itu dikerjakan berdasar pada standar yang diatur agar tidak terkesan asal-asalan,” pungkasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Oknum Polisi Diduga Intimidasi Wartawan Saat Meliput Aksi Tolak UU Ciptaker di Ternate

Sel Okt 20 , 2020
TIDORE – Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Pemkot) menuai kritik dari sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari pegiat lingkar studi Delta Engineering, Rusli M. Zen, ST. Menurutnya, kualitas infrastruktur jalan seperti di wilayah Desa Maidi, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tikep perlu mendapatkan perhatian khusus. […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!