Astaga..! Hamili Pacar, Oknum Polisi Desak Gugurkan

ilustrasi

JAILOLO – Perbuatan oknum Polisi berinisial AIP yang bertugas di unit Intelkam Polres Halmahera Barat sungguh tidak mencerminkan sebagai seorang penegak hukum di negara ini.

Betapa tidak, setelah menghamili pacarnya berinisial FS, oknum polisi ini mendesak untuk menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

FS saat ditemui sejumlah awak media pada Kamis (01/09/2020) dikediamannya, mengaku bahwa pacarnya itu bahkan sempat membeli dua botol minuman datang bulan (Kiranti) untuk menggugurkan janinnya. Bukan cuma itu, FS juga sempat diiming-imingi uang sebesar Rp 100 juta dengan catatan mencabut laporan. Tidak merasa puas FS pun yang telah membuat screenshot percakapan keduanya di pesan WhatsApp kemudian ditunjukan ke awak media.

“Saya ada bukti percakapan yang sudah saya screenshot, nanti ini dijadikan sebagai bukti, saya tidak terima kalau dia tidak bertanggung jawab,” ungkap FS.

Selain itu ayah korban berinisial AR mengaku, oknum anggota polisi yang telah menghamili anak gadisnya tersebut selalu menjemput korban di rumah. Selaku orang tua, dirinya juga sudah berulang kali meminta pertanggung jawaban, namun oleh pelaku justru enggan dipenuhi.

“Kami selaku keluarga sudah berulang kali melakukan pendekatan secara kekeluargaan bahkan memohon agar dia bertanggung jawab, namun dia tetap mengelak dengan tidak mau bertanggung jawab atas perbuatanya itu. Selaku keluarga korban yang dirugikan kami meminta agar dia dipecat,” pintanya.

Untuk diketahui kasus ini bahkan telah dilaporkan korban ke Propam Polres Halbar pada hari Selasa 29 September 2020 dengan Surat tanda terima laporan No: STPL/03./IX/2020/siepropam.

Korban dihadapan penyidik Propam saat dimintai keterangan, menerangkan telah menjalin hubungan asmara dengan oknum polisi tersebut sejak November 2019. Dimana hubungan asmara tersebut bahkan berlanjut hingga bulan Maret 2020. Bahkan dia mengakui telah berulang kali melakukan hubungan layaknya suami istri.

Sementara oknum Polisi berpangkat Bripda itu saat memberikan keterangan pemeriksaan di Unit Propam mengelak dan keberatan dengan kehamilan korban dengan menyebut itu bukan anaknya.

Hingga berita ini ditayangkan Kapolres Halbar AKBP Tri Okta Hendriyanto belum bisa dihubungi bahkan saat ke kantor tidak ditemui.(mg1/red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DPC GMNI Halbar Tolak SK Kemenkumham

Kam Okt 1 , 2020
JAILOLO – Perbuatan oknum Polisi berinisial AIP yang bertugas di unit Intelkam Polres Halmahera Barat sungguh tidak mencerminkan sebagai seorang penegak hukum di negara ini. Betapa tidak, setelah menghamili pacarnya berinisial FS, oknum polisi ini mendesak untuk menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan. FS saat ditemui sejumlah awak media […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!