Sambangi 6 Desa, FAM-SAH Ajak Masyarakat Bersama-sama Bangun Sula Bahagia

Paslon FAM-SAH saat tiba di Desa Mangoli, Kec. Mangoli Tengah, Senin (28/9/2020). (Foto: jurnalis)

SANANA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hj. Fifian Adeningsih Mus dan Hi. M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Kepsul menjadi negeri bahagia dan sejahtera.

Ajakan ini disampaikan saat Paslon berakronim FAM-SAH itu menyambangi 6 desa di dua kecamatan dalam kampanye perdana mereka pada 28-29 September 2020.

Keenam desa itu ialah, Desa Jere, Kecamatan Mangoli Timur, Desa Mangoli, Waitulia, Orifola, Wai,U dan Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah.

Calon Wakil Bupati, M. Saleh Marasabessy dalam orasi politiknya menyampaikan, apabila masyarakat menginginkan Kepulauan Sula kedepan bisa menjadi negeri yang bahagia, negeri yang sejahtera maka pilih FAM-SAH solusinya.

“Apa arti Sula bahagia itu sesuai dengan visi-misi yang kami sampaikan, bahagia adalah tanda kesukuran kita yang hakikih terhadap kehidupan kita, kesukuran itu dalam bentuk keamanan, kesukuran itu dalam bentuk keadilan, kesukuran itu dalam bentuk kejujuran untuk bagaimana kita membangun negeri yang sama-sama kita cintai ini,” katanya.

Menurutnya, Kepulauan Sula hanya busa dibangun dengan dua kekuatan yaitu, kekuatan yang pertama adalah kekuatan sumber daya manusia (SDM) dan kekuatan yang kedua adalah sumber daya alam (SDA).

“Kita punya sumber daya yang begitu hebat, kita punya kekayaan alam yang begitu banyak melimpah di negeri ini. Tapi sampai hari ini, kita belum mampu untuk mengelola sumber daya alam kita ini secara maksimal. Kenapa, karena sumber daya mausia kita, kita belum mampu mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

Ia menilai, saat ini sumber daya di Kepsul semakin hari semakin buruk. “Sumber daya aparatur kita semakin hari semakin buruk. Kita punya tenaga-tenaga profesional, sebagian besar dinonjobkan dan akhirnya lari ke Taliabu,” tukasnya.

Lebih lagi, kata dia, sumber daya nelayan sampai hari ini sumber daya perikanan beluk bisa dikelola secara baik.

“Kenapa demikian? karena Sula belum punya kawasan-kawasan pengembangan perikanan yang baik yang bisa mengangkat harkat masyarakat nelayan secara maksimal,” cetusnya.

“Kita juga belum punya kawasan pengembangan pertanian yang bagus, yang bisa mengembangkan pendapatan masyarakat, begitu juga dengan sektor-sektor yang lain seperti home industri. Semua ini tidak lain dan tidak bukan, bagaimana untuk kita menciptakan lapangan kerja, kita punya aset sumber daya manusia yang begitu banyak tidak dimanfaatkan,” sambung M. Saleh mengakhiri.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KPU Mulai Validasi Surat Suara Pilwako Tikep

Sel Sep 29 , 2020
SANANA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hj. Fifian Adeningsih Mus dan Hi. M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Kepsul menjadi negeri bahagia dan sejahtera. Ajakan ini disampaikan saat Paslon berakronim FAM-SAH itu menyambangi 6 desa di dua kecamatan dalam kampanye perdana mereka […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!