Jong Halmahera 1914 Kritik Kerja Satgas Covid-19 Halbar

Rislan M. Djen
Rislan M. Djen

JAILOLO – Wakil Ketua Hubungan Masyarakat (Humas) Jong Halmahera 1914, Rislan M. Djen mengkritisi kerja tim Stuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Kalmahera Barat (Halbar).

Melalui siaran pers yang diterima maluttimes.com, Sabtu (12/09/2020), Rislan mengatakan, ketidakpatuhan protokol kesehatan yang berlaku menjadi penyebab beberapa Calon Kepala Daerah (Cakada) di Provinsi Maluku Utara terinfeksi Covid-19, salah satunya di Kabupaten Halbar.

Bacaan Lainnya

“Kita Lihat saja saat penjemputan cakada saat membawa rekomendasi parpol dari Jakarta. Konsolidasi dan arak-arakan ribuan massa untuk memamerkan sekaligus merayakan keberhasilan mendapat rekomendasi parpol. Jadi satu fakta anomali ditengah upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Dia menilai, Satgas Covid-19 Halbar seperti tidak ada kerjaan. Padahal, untuk penanganan Covd-19 telah dianggarkan sebesar Rp.53 miliar.

“Namun terlihat adem-adem saja saat menyaksikan masyarakat abai dalam menerapkan physical distancing. Sekalipun maklumat Kapolri telah dicabut, kampanye akan bahaya penularan dan pentingnya menerapkan protokol kesehatan tak boleh berhenti,” ujar pria yang akrab disapa Elang ini.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan nutrisi informasi terlebih di momentum Pilkada yang akrab dengan konsolidasi massa.

Olehnya itu, Satgas Covid-19 didesak agar secepatnya melakukan tracking untuk mengantisipasi potensi massifnya penularan.

Ia menyarankan, Satgas Covid-19 berkoordinasi dengan setiap bakal calon, agar dalam kegiatan kampanye semua dapat menahan diri tidak mengumpulkan banyak orang dan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap, selain Satgas Covid-19, keempat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat adalah pelopor kesehatan sekaligus sebagai orang-orang yang sadar dan peduli akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam beraktifitas,” harapnya.(red)

Pos terkait