Tiga SKPD Halbar Belum Masukkan SPJ Covid, Julius: Kalau Ada Temuan Kita Audit

Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau
Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau

JAILOLO – Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Julius Marau memastikan, bakal mengaudit realisasi anggaran penanganan Covid-19 jika hasil verifikasi terdapat temuan. Total anggaran sebesar Rp 53 miliar.

“Kita sudah mulai action semenjak tim gugus terbentuk. Hingga saat ini ada SKPD yang belum memasukkan SPJ. Nanti kalau sudah dimasukkan secara keseluruhan, kita bakal melakukan verifikasi, kalau ada temuan dipastikan kita audit,” kata Julius kepada wartawan, Jumat (28/8/2020).

Bacaan Lainnya

Julius mengungkapkan, tercatat tiga Setuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum memasukkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan anggaran Covid-19 yakni, Dinas Kesehatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan RSUD Jailolo, Kabupaten Halbar.

“”Instansi yang saya sebut itu agar segera memasukkan SPJ. Kami akan terus mengawasi. Kami harap pengertian baik karena nantinya ada tahap-tahap seperti verifikasi dan kalau ada yang belum lengkap kita minta untuk dilengkapi, sehingga kami butuh pengertian baik,” cetusnya.

Dalam tahapan verifikasi, kata Julius, pihaknya akan lebih teliti. Jika ada temuan kegiatan yang tidak bisa dan tidak mampu dipertanggungjawabkan maka akan direkomendasikan untuk masuk tahapan audit.

“Kita terus melakukan verifikasi. Kalau dalam SPJ ditemukan ada keanehan maka akan dilakukan audit. Misalnya, ada kegiatan yang tidak mampu dipertanggung jawabkan itu akan ditindaklanjuti,” tandasnya.(mg1/red)

Pos terkait