Bocah 7 Tahun Asal Desa Bega Diterkam Ular Piton 4 Meter

SANANA – Ular piton berukuran panjang 4 meter menghebohkan warga Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) karena menerkam seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (27/8/2020) sekira pukul 15:30 WIT (jam 3 sore) di wilayah hutan Waigan, desa setempat.

Kepala Desa Bega, Sukedi Buamona kepada maluttimes.com menceritakan, kaki bocah bernama Fauji Umakaapa sudah diterkam oleh ular piton tersebut dan dalam waktu cepat, tubuhnya juga sudah dibelit oleh ular itu.

Untungnya, saat itu Fauji tidak sendirian ke kebun cengkeh tetapi ada ayahnya.

Melihat anaknya diterkam ular, sang ayah bernama Hasanudin Umakaapa langsung menghunus parang yang dibawanya, membacok tubuh ular piton itu.

Ular piton yang terluka itu ternyata belum menyerah. Bahkan tak mau melepas lilitan dan terkamannya terhadap Fauji.

Warga yang juga berkebun di sekitar lokasi kejadian datang dan membantu melepas lilitan piton itu.

Alhasil, anak kedua dari pasangan Hasanudin Umakaapa dan Urfia Fatmona ini bisa diselamatkan.

“Alhamdulillah anak tersebut bisa diselamakan oleh bapak Hairun Fatmona bersama orang tuanya dan warga masyarakat lain yang berdekatan dengan tempat kejadia tersebut,” ujar Sukedi.

“Saat ini dia (Fauji) dirawat di rumah. Dia mengalami luka sobek dikaki akibat gigitan ular piton itu,” sambungnya.(red)

Pos terkait