Tiga Bulan Kawasan Wisata Tugulufa Gelap Gulita

Potret kondisi kegelapan di kawasan wisata kuliner Tugulafa, Kota Tikep

TIDORE – Lampu penerang di kawasan destinasi wisata kuliner Tugulafa, Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dalam keadaan padam alias mati.

Pantauan maluttimes.com, Selasa (27/7/2020) sepanjang kawasan tersebut gelap gulita, yang nampak penerangan listrik hanya pada tempat para penjual kuliner.

Pak Wan (41) salah seorang penjual kuliner pisang goreng mengaku, kondisi ini sudah terjadi sejak Mei 2020 lalu.

“Lampu di sepanjang jalan Tugulufa ini, mulai dari bulan Ramadhan kemarin sampai sekarang tidak menyala,” ujarnya ketika ditemui maluttimes.com.

Olehnya itu, warga setempat berharap baik Pemerintah maupun PLN agar bertanggungjawab mengganti atau memperbaiki penerang jalan yang berbulan-bulan sudah mati itu.

Terpisah, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kota Tikep Yakub Husain saat dikonfirmasi mengatakan, lampu jalan yang mati itu bukan tanggungjawab pihaknya, tetapi tangungjawab Dinas Peridagkop.

Disisi lain, kata Yakub, jalur listriknya tersambung dengan lampu penerang jalan yang merupakan wewenang PLN.

“Jadi lampu di pantai Tugulufa (itu) masuk tersambung dengan lampu jalan. Dari PLN lama kase manyala (menyalakan) jadi kami juga bingung. Kalau misal rekenignya ada pada kami (Dinas Pariwisata) berarti pasti sudah menyala. Tetapi karena ini masuk lampu jalan PLN,” kata Yakub.

Sementara itu, Kepala PLN Cabang Soasio Tidore Jasser Bahaaweres, ketika dikonfirmasi mengatakan, lampu penerang di kawasan pantai itu terpisah dari jalur listrik lampu jalan utama.

“Saya sudah pernah beri penjelasan bahwa kalau boleh lampu sepanjang pantai Tugulufa itu dari Disperidagkop hsrus pasang sendiri-sendiri. Kalau tarik lampu jalan utama berarti sudah masuk proyek,” katanya.

Lanjut Jasser, listrik di pantai Tugulafa itu sudah pernah dinyalakan pada saat peresmian akan tetapi, daya listrik tak mampu apabila disambung secara keseluruhan.

“Kalau pasangan lampu di pantai Tugulufa, berarti lampu utama di jalan akan mati terus. Kalau bisa, mereka (Disperindagkop) harus pasang sendiri, agar tidak mengganggu lampu jalan,” ucapnya.

Jesser menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan ini kepada Disprindagkop namun hingga saat ini belum mendapat respon balik.

“Akhirnya (lampu) mati sampai sekarang karena tidak mencukupi daya. Kami sudah pasang panel lampu, namun apabila mereka (Diperindagkop) minta untuk pasang ulang, berarti kami tetap melayani,” pungkasnya.(len)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TMMD ke-108 di Maba Tengah Resmi Ditutup

Kam Jul 30 , 2020
TIDORE – Lampu penerang di kawasan destinasi wisata kuliner Tugulafa, Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dalam keadaan padam alias mati. Pantauan maluttimes.com, Selasa (27/7/2020) sepanjang kawasan tersebut gelap gulita, yang nampak penerangan listrik hanya pada tempat para penjual kuliner. Pak Wan (41) salah seorang penjual kuliner pisang goreng mengaku, […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!