Kejaksaan Negeri Kepsul Kekurangan Jaksa Penyidik

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Sula

SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara mengalami kendala dalam menangani berbagai macam kasus yang dilaporkan oleh masyarakat.

Banyaknya laporan yang masuk namun masih menjadi pekerjaan rumah bagi korps Adhyaksa Kepsul ini untuk menyelesaikannya. Mulai dari tahap penyelidikan hingga peningkatan status ke tahap penyidikan.

Kepala Kejari Kepsul, Romulus Haholongan kepada kepada maluttimes.com di Kantor Kejari Kepsul, Jumat (23/7/2020) mengungkapkan, banyak laporan dan perkara yang saat ini ditangani, baik yang masih berstatus penyelidikan maupun yang sudah naik status ke penyidikan.

“Sebagaimana kita ketahui, kondisi yang terjadi adalah di Sula ini terdiri dari 78 desa, dan begitu banyak laporan desa-desa tersebut. Barang kali ada lebih dari sepuluan. Bagaimana kami bisa menanganinya, sedangkan penyidik kita cuman satu yaitu Kasipidsus,” ujar Romulus.

Romulus bilang, pihaknya sudah mengajukan permintaan untuk penambahan jaksa penyidik, namun hingga saat ini belum diberikan.

BACA JUGA: Kasus Pengadaan Solar di Dinas PUPR Kepsul Naik Status Penyidikan

“Saya sudah minta dari tahun 2019. Tapi nyatanya sampai saat ini belum dikasih. Saya cuma bisa meminta dan memohon,” timpalnya.

Romulus mengemukakan, andai kata Kejari Kepsul diberi tambahan tiga jaksa penyidik, pihaknya bisa bergerak cepat dalam menuntaskan berbagai perkara yang ditangani.

“Andai kata saya dikasih tiga saja anggota penyidik, ditambah satu yang sudah ada, kita bisa main cepat karena ada empat,” cetusnya.

Kendati demikian, Romulus tetap optimis dalam menyelesaikan setiap kasus yang sudah ditangani. “Dengan kondisi keterbatasan, kami tetap bergerak,” tandasnya.

Terkait target penyelesaian kasus yang ditangani Kejari Kepsul, Romulus mengaku tidak ada target kasus yang akan diselesaikan.

“Mau ada target bagaimana, yang bisa kami lakukan adalah berusaha semaksimal dan seoptimal mungkin. Ini kita minim (penyidik), mau target apa. Kita cuman satu penyidik, mau target apa? yang jelas kami akan berusaha semaksimal, seoptimal dan sekeras mungkin,” pungkasnya.

Romulus juga mengharapkan dukungan semua pihat terhadap pihaknya dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Untuk itu kami minta doa dan dukungannya supaya kita bisa melaksanakan pekerjaan ini di tengah keterbatasan kami. Doakan kami, dukung kami supaya bisa menyelesaikan perkara ini,” harapnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satlantas Polres Tikep Jaring 15 Pelanggar di Hari Pertama Operasi Patuh 2020

Jum Jul 24 , 2020
SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara mengalami kendala dalam menangani berbagai macam kasus yang dilaporkan oleh masyarakat. Banyaknya laporan yang masuk namun masih menjadi pekerjaan rumah bagi korps Adhyaksa Kepsul ini untuk menyelesaikannya. Mulai dari tahap penyelidikan hingga peningkatan status ke tahap penyidikan. Kepala […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!