Kasus Pengadaan Solar di Dinas PUPR Kepsul Naik Status Penyidikan

Kajari Kepsul, Romulus Haholongan

SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, Kamis (22/7/2020) kemarin telah menaikkan status kasus pengadaan solar single ornamen pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepsul dengan HPS sebesar Rp2.199.976.062, dan nilai kontrak sebesar Rp2.196.976.062, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Informasi yang berhasil diperoleh maluttimes.com menyebutkan, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula Nomor : PRINT 175/Q.2.14/Flid.1/06/2020 tanggal 19 Juni 2020, pada Jumat (3/72020) lalu, Direktur CV Kharisma Karya telah dimintai keterangan dalam kasus pengadaan solar single ornamen pada Dinas PUPR Kepsul.

Pemeriksaan Direktur CV Kharisma Karya berinisial AR ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut), Jln. Gelora Kie Raha, Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

AR diduga terlibat tindak pidana korupsi pengadaan solar single ornamen pada Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepsul tahun anggaran 2019.

BACA JUGA: Kadis PUPR Kepsul Diperiksa Polisi soal Proyek Air Bersih di Kantor Bupati

Kepala Kejari Kepsul, Romulus Haholongan saat dikonfimasi di Kantor Kejari Kepsul, Desa Waihama, Kecamatan Sanana, Jumat (24/7/2020) mebenarkan, pihaknya telah memeriksa Direktur CV Kharisma Karya dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan solar single ornamen pada Dinas PUPR Kepsul.

“Jadi yang kemarin diperiksa itu, pengadaan solar single ornamen, dan terhadap penanganan perkara itu, per tanggal 22 Juli sudah kami naikkan status dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Romulus.

Disentil terkait tersangka, Romulus bilang belum ada penetapan tersangka. “Belum, belum ada,” katanya.

Romulus menambahkan, Kejari Kepsul juga menaikkan status penyelidikan ke penyidikan dalam kasus pembuatan saluran Desa Wainib.

“Kami juga per tanggal 22 Juli, kami juga menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan terhadap perkara pembuatan saluran Wainib,” pungkasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kejaksaan Negeri Kepsul Kekurangan Jaksa Penyidik

Jum Jul 24 , 2020
SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, Kamis (22/7/2020) kemarin telah menaikkan status kasus pengadaan solar single ornamen pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepsul dengan HPS sebesar Rp2.199.976.062, dan nilai kontrak sebesar Rp2.196.976.062, dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Informasi yang […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!