Kadis PUPR Kepsul Diperiksa Polisi soal Proyek Air Bersih di Kantor Bupati

Plt Kadis PUPR Kepsul Nursaleh Bainuru ketika diwawancarai usai pemeriksaan

SANANA – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Nursaleh Bainuru diperiksa tim penyelidik Tipidkor Reskrim Polres Kepsul, Kamis (23/7/2020).

Nursaleh mulai menjalani pemeriksaan di ruang Tipidkor Polres Kepsul sekira pukul 10:30 – 12:25 WIT. Disitu, Nursaleh dimintai keterangan seputaran proyek pembangunan air bersih dan jaringan perpipaan di lingkungan Kantor Bupati Kepsul.

“Baru sebatas itu,” kata Nursale ketika ditemui wartawan usai menjalani pemeriksaan.

Dia bilang, selain klarifikasi proyek air bersih juga ada item klarifikasi proyek pembangunan sarana pendukung swering di Desa Mangon. Hanya saja ditunda karena ada jadwal tugas dinas lain yang harus dipenuhinya.

“Jadi, besok jam 9 pagi baru saya hadir kembali di Reskrim untuk memberikan keterangan,” ujar Nursale.

BACA JUGA : Kasus Pengadaan Solar di Dinas PUPR Kepsul Naik Status Penyidikan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepsul AKP Paultri Yustiam membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Nursale Bainuru. Namun tak secara terperinci dijelaskan sebab kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Penyelidikkan terkait dugaan korupsi yang dilaporkan HMI dan PMII maka kita tindak lanjuti. Kami juga mengapresiasi seleruhnya yang telah koperatif,” kata Paultri.

Ia menerangkan, ini adalah tahap pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) untuk kepentingan proses penyelidikan kasus tersebut.

“Kegiatan ini dalam tahap permintaan klarifikasi dan permintaan bahan-bahan keterangan yang ada. Ada dugaan tindak pidana korupsi atau tidak kita belum tau. Nanti penyidik yang melapor sejauh mana progresnya, kalau memang sudah cukup kita akan sampaikan kepada masyarakat,” terangnya.

Mantan Kapolsek Oba Kota Tidore Kepulauan ini menambahkan, pihaknya akan memulai satu-persatu penyelidikan laporan 26 dugaan proyek bermasalah itu.

“Termasuk Kadis PU juga dipanggil untuk mengkalrifikasi semuanya, tetapi kita memulai dengan satu-satu, bertahap penyampainnya. Intinya dari semua itu akan diperiksa, diselidiki. Jadi kita tidak boleh gegabah, harus pelan-pelan,” pungkasnya sembari menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar.

Sekedar untuk diketahui, sepekan yang lalu, tim penyelidik Polres Kepsul juga sudah meminta keterangan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) PUPR Kepsul, Budi Sulistio terkait kedua proyek tersebut.

Dimana, proyek air bersih itu dikerjakan oleh CV Alam Sutra pada tahun 2019 dengan nilai kontrak Rp 2,4 miliar lebih. Sedangkan proyek sarana pendukung swering di Desa Madikerjakan pada tahun 2019 oleh CV Permata Membangun dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar lebih.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Aksi Tanam 100 Pohon, KNPI Ajak Pemuda Sadar Lingkungan

Kam Jul 23 , 2020
SANANA – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Nursaleh Bainuru diperiksa tim penyelidik Tipidkor Reskrim Polres Kepsul, Kamis (23/7/2020). Nursaleh mulai menjalani pemeriksaan di ruang Tipidkor Polres Kepsul sekira pukul 10:30 – 12:25 WIT. Disitu, Nursaleh dimintai keterangan seputaran proyek pembangunan […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!