Astaga…!!! di Kepsul Hanya Desa Capalulu yang Belum Bagi BLT

Kepala DPMD Kepsul, Fataha Umasangaji

SANANA – Miris, satu kata untuk kinerja Pemerintah Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Betapa tidak, disaat seluruh desa di Kepsul sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakatnya, bahkan ada yang sudah tahap ke empat, malah sebaliknya dengan Desa Capalulu.

Jangankan pembayaran tahap pertama, daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT saja belum dirampungkan oleh Pemerintah Desa Capalulu.

Persoalan ini pun membuat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kepsul, Fataha Umasangaji angkat bicara.

Dia memerintahkan kepada Pemerintah Desa Capalulu untuk secepatnya menyelesaikan data penerima BLT dan selanjutnya lakukan pembayaran.

“Dari 78 desa definitif, hanya Desa Capalulu yang belum membagikan BLT. Kami berharap paling lama pekan depan harus sudah pembagian,” tegas Fataha saat ditemui, Selasa (21/7/2020).

BACA JUGA: Ini Alasan Pjs Kades Capalulu Belum Salurkan BLT

Fataha menjelaskan, alasan Pemerintah Desa Capalulu belum menyalurkan bantuan lantaran masih melakukan verifikasi data penerima BLT. Sementara dana BLT yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu sudah tersedia di bank menunggu pencairan.

“Kalau dana desanya sudah ada di bank, tinggal namanya siap, disahkan oleh camat, datang cair uangnya di bayar,” ujar dia.

Fataha mengemukakan, setiap bantuan sosial yang diberikan memiliki mekanisme yang harus dipatuhi, begitu juga dengan BLT. Misalnya bagi warga yang telah memperoleh bantuan lain dari pemerintah, tidak boleh lagi menerima BLT.

“Yang berhak menerima harus terima dan yang tidak berhak ya tidak bisa terima. Jadi tidak ada rumusnya BLT dibagi merata tidak ada. Yang berhak dapat ya dapat, yang tidak berarti tidak,” jelasnya tegas.

Dia menambahkan, hingga periode Juli 2020 sebanyak 77 desa yang ada di Kepsul minus Desa Capalulu, sudah menyalurkan BLT sampai ke tahap empat.

“Jadi sampai saat ini 77 desa sudah. bahkan ada yang sudah sampai ke tahap 4 bulan penyaluran,” pungkasnya mengakhiri.

Terpisah, Pemuda Desa Capalulu, Sahrul Ipa ikut menyesalkan kinerja buruk dari Pemerintah Desa Capalulu yang lamban dan tidak transparan kepada masyarakat.

“Daftar calon penerima, pemerintah desa tetapkan secara sepihak tanpa musyawarah, ada aparatur desa yang harusnya tidak wajib dapat malah ada dalam daftar calon penerima, makanya masyarakat protes,” ungkapnya.

Bahkan lanjut dia, sudah 3 kali musyawarah belum juga ada kepastian penetapan daftar penerima BLT.

“Rapat yang ketiga kali sudah ada verifikasi data calon penerima BLT, tapi masih saja sampai sekarang tatono (molor),” tegasnya.

Sementara itu Pj. Kades Capalulu, Pora Hairudin hingga berita ini tayang belum dapat dikonfirmasi.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Kejari Haltim Baksos di Pesantren

Rab Jul 22 , 2020
SANANA – Miris, satu kata untuk kinerja Pemerintah Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul). Betapa tidak, disaat seluruh desa di Kepsul sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakatnya, bahkan ada yang sudah tahap ke empat, malah sebaliknya dengan Desa Capalulu. Jangankan pembayaran tahap pertama, daftar Keluarga […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!