Belasan Kasus DD Mandek di Meja Kejari Sanana, ini Penyebabnya

Kajari Sanana, Romulus Haholongan
Kajari Sanana, Romulus Haholongan

SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) memiliki belasan laporan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang masih mengantre untuk diproses ke tahap penyelidikan.

Kepala Kejari Sanana, Romulus Haholongan mengatakan bahwa, itu disebabkan karena pihaknya tidak memiliki jumlah jaksa penyidik yang mencukupi.

Bacaan Lainnya

“Sekarang kondisi kami adalah jaksa yang berfungsi sebagai penyidik hanya satu orang, sedangkan laporan DD kurang lebih belasan jumlahnya,” kata Romulus ketika ditemui wartawan usai menghadiri rapat Paripurna di Kantor DPRD Kepsul, Jln. Paskah Suzeta KM. 09, Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Selasa (21/7/2020).

Menurutnya, penyebab lain adalah hasil audit Inspektorat dan DPMD Kepsul yang belum diterima.

Selain itu, topografi Kabupaten Kepsul yang terdiri dari dua pulau dengan 78 desa juga menjadi salah satu kendala pihaknya.

“Banyak sekali laporan mengenai desa, bagaimana kami menanganinya? sementara kami sendiri juga menangani beberapa penyelidikan dugaan korupsi,” ujar Romulus.

Lanjut dia, belasan laporan itu masih dalam tahap klarifikasi. “Sementara dia juga masih nangani perkara penyelidikan dugaan korupsi yang bukan dana desa,” kata mantan Koordinator di Kejati Gorontalo ini.

Kendati demikian tak memupus semangat pucuk pimpinan korps Adhyaksa Kepsul ini untuk menuntaskan penanganan perkara.

“Jadi do’akan kami, walaupun dengan keterbatasan kami, kami tetap melaksanakan tindakan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi. Tunggu tanggal mainnnya,” tandasnya.(red)

 

Pos terkait