Petugas Coklit KPUD Tikep Batal Rapid Test

ilustrasi
ilustrasi

TIDORE – Sedianya ada sekitar 800 petugas tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) dari KPUD Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menjalani rapid tes Covid-19.

Namun, permintaan mengikuti rapid tes dari KPUD Tikep kepada Gugus Tugas Covid 19 Kota Tikep itu terpaksa tak dapat dipenuhi lantaran keterbatasan alat rapid tes.

Bacaan Lainnya

Ketua KPUD Kota Tikep, Abdullah Dahlan mengatakan, alat rapid tes yang dimiliki gugus tugas hanya sebanyak 40 buah.

“Setelah dikoordinasikan ke tim gugus, sebelum coklit sudah rapid tes dan coklit sudah berjalan, kalau rapid maka sama saja. Kerena kami berharap rapid ditemukan reaktif maka kami tidak ganti sebagaimana edaran dari KPU RI berlaku hanya di PPS dan PPK,” ungkap Abdullah, Senin (20/07/2020).

Lanjut dia, meski tidak menjalani rapid tes semua petugas sudah menjalani screening dari dokter sebagai alternatif bilamana alat rapid tes terbatas.

“Selain itu, KPU juga telah melakukan tanda tangan MoU dengan tim Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan, yakni Walikota Tidore sebagai ketua untuk melayani kesehatan para penyelenggara,” tandasnya.(len/red)

Pos terkait