Oknum Anggota DPRD Kepsul Dipolisikan, Korban Ngaku Difitnah

Korban SW alias Samsiar (kanan) didampingi Kuasa Hukum Kuswandi Buamona, SH (kiri) saat konferensi pers

SANANA – Sorang oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) inisial AAU alias Abdul dilaporkan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap korban SW alias Samsiar.

Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Kepsul Nomor: STTLP/106/VII/2020/SPKT tertanggal 16 Juli 2020 sekitar pukul 16:30 WIT.

Di dalam laporan polisi yang ditandatangani Kanit SPKT Sif “c” Polres Kepsul Bripka. Muh Amri itu menerangkan, dugaan tindak pidana pencemaran nama baik itu terjadi pada Selasa (14/7/2020) sekira pukul 16:00 WIT di Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah.

Mulanya, SW menegur Abdul yang juga anggota Komisi III DPRD Kepsul ini agar serius menjalankan kerja-kerja sebagai seorang kader partai Demokrat. Namun SW tak menduga kalau tegurannya itu tak diterima baik oleh Abdul.

Pasalnya, Abdul langsung menelpon SW dan mengeluarkan kata tak wajar diucapkan baupun cacian. Tak terima, SW yang kader Demokrat ini langsung mengadu tindakan tak menyenangkan itu ke polisi.

SW didampingi Kuasa Hukum Kuswandi Buamona, SH., mengatakan, perkara ini sebelumnya sudah dilakukan upaya mediasi penyelesaian secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. Namun upaya itu tak digubris oleh terlapor Abdul.

“Hari Kamis kemarin diadakan proses mediasi di Polres tetapi kami menunggu sampai pukul 9:00 WIT malam tidak ada kabar dari terlapor,” kata Kuswandi dalam konferensi pers di Waimua Cafe Sanana, Jumat (17/7/2020).

Kuswandi menilai oknum anggota Komisi III DPRD Kepsul itu tak beritikat baik untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Maka sesuai dengan prosedur hukum kami tindaklanjut masalah ini dengan membuat laporan polisi untuk diproses hukum,” tandasnya.

Kuswandi menegaskan, Abdul dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kliennya.

“Setelah klien kami menerima telepon, oknum anggota DPRD ini juga menceritakan ke warga seputaran Desa Waiboga bahwa SW orang gila. Maka dari itu klien kami merasa telah difitnah dan mencemarkan nama baik klien kami,” tegasnya.

“Bukti-bukti sudah kami siapkan termasuk saski-saksi yang akan kami hadirkan dalam proses penyelidikan atau pengumpulan bahan keterangan oleh penyidik Polres Kepsul nanti,” sambung Kuswandi mengakhiri.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Selangkah Lagi Perda Perlindungan Perempuan dan Anak disahkan

Jum Jul 17 , 2020
SANANA – Sorang oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) inisial AAU alias Abdul dilaporkan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap korban SW alias Samsiar. Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Kepsul Nomor: STTLP/106/VII/2020/SPKT tertanggal 16 Juli 2020 sekitar pukul 16:30 WIT. Di dalam laporan polisi yang ditandatangani Kanit […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!