Gegara Corona, Pengajuan Draf KUA PPAS 2021 Terlambat

Sofyan Saraha
Sofyan Saraha

TIDORE – Pandemi virus corona atau covid-19 ternyata ikut mempengaruhi proses perencanaan beranggaran pemerintah daerah. Seperti yang dialami oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Semua aktivitas pun dibatasi oleh protokol covid-19 yang mewajibkan penerapan pembatasan sosial, termasuk terhadap agenda-agenda kerja pemerintah.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Sofyan Saraha mengatakan, gegara covid-19, pengajuan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) pun ikut terlambat.

Dijelaskan, penyusunan draf KUA-PPAS 2021 sudah dilakukan mulai akhir tahun 2019 dan kemudian mulai awal 2020 tahapannya sudah berjalan, mulai dari Musrembang, konsultasi publik maupun rapat forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun, karena wabah covid yang kian mengkhawatirkan, membuat rapat OPD secara langsung pun terpaksa harus ditiadakan.

“Melihat wabah Covid-19 ini, kami sudah tidak lagi membuat forum OPD melainkan rapat terbatas,” kata Sofyan, Kamis (16/07/2020).

Terkait penyerahan draf KUA PPAS lanjut dia, telah disepakati bersama dengan DPRD Tikep waktunya diundur.

Sofyan menambahkan, kedepannya dalam penyusunan anggaran pemerintah daerah harus mengikuti panduan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur, Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Namun, untuk mempedomani aturan tersebut di Pemkot Tikep baru akan diterapkan pada 2021 mendatang.

“Kalau yang baru, akan dilakukan pemetaan dalam bentuk aplikasi sehingga diterapkan pada tahun 2021, karena itu diwajibkan oleh Mendagri,” pungkasnya.(len/red)

Pos terkait