Perbaikan Jembatan Rusak Akibat Banjir Menunggu Anggaran Perubahan

Salah satu jembatan di Desa Orifola yang rusak akibat banjir.
Nursale Bainuru

SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PUPR-KP) telah mentabulasi atau menyediakan hasil analisa kerusakan beberapa jembatan di wilayah Kecamatan Mangoli Timur dan Mangoli Tengah yang rusak akibat diterpa banjir beberapa hari kemarin.

Plt. Kadis PUPR-KP Kepsul Nursale Bainuru mengatakan, sesuai hasil kroscek lapangan, jembatan di Desa Orifola dan Desa Capalulu rusak akibat pengikisan di bagian bawah sehingga mengakibatkan longsor di bagian oprit.

Bacaan Lainnya

“Ada beberapa titik jembatan memang berdampak karena banjir. Ada beberapa titik deperti di Desa Orifola dan Capalulu kemarin kami sudah tabulasi, mudah-mudahan kita bisa realisasi di tahun 2021,” katanya ketika ditemui wartawan, Rabu (15/7/2020).

Salah satu jembatan di Desa Orifola yang rusak akibat banjir.

Nursale bilang, realisasi diharuskan ke 2021 karena saat ini Pemkab Kepsul masih diperhadapkan dengan penanganan Covid-19.

“Diperubahan anggaran ini juga rasa-rasanya saya bukan pesimis melihat kondisi covid yang belum selesai bgini. Karena dalam Kondisi normal saja kita punya kekuatan terbatas di perubahan anggaran, apalagi dalam keadaan seperti ini, maka harapan kami di 2021 kami bisa tindaklanjuti itu,” ujarnya.

Meski begitu, Nursale tak mau pesimis tetapi akan berupaya perbaikan pada APBD Perubahan. “Tetap kami lakukan, tapi kita lihat juga kekuatan APBD Perubahan,” cetusnya.

Ia menambahkan, tabulasi data terkait hal ini sudah diproses dan telah diserahkan ke BAPPEDA.

“Kami mencoba dorong di perubahan anggaran. Tapi sekali lagi tergantung kekuatan APBD di perubahan nanti,” pungkasnya.(red)

Pos terkait