Pemkot Ternate Lelang 5 Jabatan OPD

Junus Yau
Junus Yau

TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melelang 5 jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Terkait tahapan lelang jabatan ini, Komisi I DPRD Kota Ternate lakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate Zaenul Rahman mengatakan, kunker ini untuk mencari tahu apa saja tahapan yang dusah dilakukan oleh BKPSDMD Kota Ternate.

“Kalau torang (kami) hanya sebatas mencari tahu saja kapan pelaksanaannya dan bagaimana mekanismenya, sejauh mana perkembangannya namun untuk teknisnyakan kembali ke BKPSDMD,” kata Zaenul saat ditemui wartawan usai kunker dihalaman kantor Walikota Ternate, Rabu (8/7/2020) kemarin.

Zaenul bilang, lelang jabatan harus melewati persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Dimana secara administrasi BKPSDMD harus bertanggungjawab, namun secara teknis harus melibatkan panitia seleksi (Pansel) yang didalamnya ada akademisi.

Zaenul pun meyakini dengan adanya integritas Pansel yang baik maka hasilnya pun juga baik.

“Nah, kita tetap berharap Pansel yang dibentuk itu bekerja sesuai perundang-undangan yang berlaku,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Kota Ternate Junus Yau ketika dikonfirmasi mengungkapkan, 5 jabatan OPD yang masuk dalam daftar pelelangan yakni Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Satu Polisi Pamong Poraja, Dinas Lingkungab Hidup dan Dinas Ketenaga Kerjaan.

“Sudah terdapat 9 orang yang mengajukan pendaftaran,” ungkapnya.

Junus menerangkan, jika ada 5 jabatan yang dilelang normalnya harus 20 orang yang mendaftar karena setiap jabatan harus 4 orang pendaftar.

Namun berdasarkan surat edaran Menpan RI Nomor 52 bahwa, disaat pandemi Covid-1, dua orang saja cukup dalam setiap jabatan.

“Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 10 Juli 2020 selama tiga hari. Jika sampai tanggal tersebut hanya 2 orang yang daftar pada setiap jabatan, maka lelang jabatan layak dijalankan. Karena pandemi Covid-19 ini Menpan memungkinkan untuk mendaftarkan dua orang dalam satu jabatan,” tandasnya.(red)

Pos terkait