Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Warga Aketobatu Datangi DPRD

Warga Desa Aketobatu saat tatap muka bersama DPRD Kota Tikep

TIDORE – Puluhan warga Desa Aketobatu, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Senin (6/7/2020) mendatangi Kantor DPRD Kota Tikep, Jl. Lain, Tongowai, Tidore Selatan.

Amatan maluttimes.com, kehadiran warga Desa Aketobatu itu disambut oleh Wakil Ketua DPRD Mohtar Djumati, Ratna Namsa, Anggota Komisi II Murat Polisiri, Safrisal Syafrisal Lasidji dan anggota DPRD lainnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD ini, warga meminta para wakil rakyat yang terhormat itu untuk menyikapi masalah dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum aparat desa serta dugaan korupsi ADD dan DD.

Warga menyatakan masalah ini telah diadukan ke Polres Tikep dengan Nomor: STPL/24/Vl/2020/MaIut/Res Tidore Kepulauan tertanggal 12 Juni 2020. Namun mereka merasa laporan pengaduan tersebut hingga kini tak digubris oleh pihak kepolisian setempat.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Tikep Mohtar Djumati berjanji secara kelembagaan akan menyurat ke Polres Tikep agar segera menindak lanjuti masalah tersebut.

“Dari informasi ini, tinggal kami dari DPRD menyurat ke Polres Kota Tidore sehingga Polres secepatnya memproses. Hasil pertemuan ini kami meminta kepada pihak persidangan DPRD agar bisa dimasukan dalam notulensi sehingga apa yang di sampaikan menjadi catatan DPRD,” kata Mohtar kepada wartawan.

Terpisah, Wakapolres Kota Tikep Kompol. Alwan Alfan saat di konfirmasi maluttimes.com membenarkan adanya laporan masyarakat Desa Aketobatu.

“Saya akan menyampaikan hal ini  kepada KBO Polres Kota Tidore kepulauan agar segerah menindaklanjuti laporan masyarakat dari Desa Aketobatu,” singkatnya.

Sekedar untuk diketahui, informasi yang dihimpun menyebutkan dugaan pemalsuan tanda tangan masyarakat yang berhujung pada indikasi korupsi ADD dan DD Desa Aketobatu itu diantaranya item Lomba PKK dengan anggaran sebesar Rp 20 juta di tahun 2017 diduga fiktif.

Intem kegiatan lain seperti, bantuan kelompok tani sebesar Rp119.500.000, kegiatan LPM Desa sebesar Rp5 juta, lomba antar RT Rp22 juta. Total dugaan sebesar Rp166.500.000.(len/red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Soal Biaya Rapid Test, ini Penjelasan Sekda Syafrudin Sapsuha

Sen Jul 6 , 2020
TIDORE – Puluhan warga Desa Aketobatu, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Senin (6/7/2020) mendatangi Kantor DPRD Kota Tikep, Jl. Lain, Tongowai, Tidore Selatan. Amatan maluttimes.com, kehadiran warga Desa Aketobatu itu disambut oleh Wakil Ketua DPRD Mohtar Djumati, Ratna Namsa, Anggota Komisi II Murat Polisiri, Safrisal Syafrisal Lasidji dan […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!