Lamban Tangani Banjir di Kosa, BPBD Tikep ‘disemprot’ Pimpinan Dewan

Banjir di Desa Kosa Kecamatan Oba Tengah Kota Tikep

TIDORE – Lambannya penanganan pasca bencana banjir di Desa Kosa, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tikep menuai kritik pedas pimpinan DPRD Tikep.

Wakil Ketua I DPRD Tikep, Ratna Namsa bahkan menyebutkan bila perhatian Pemerintah Kota Tikep terhadap kondisi pembangunan di daratan Oba sangat jauh dari harapan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satu imbas dari kurang perhatian pembangunan itu yang menyebabkan bencana banjir.

“Mestinya ketika APBN masuk di Tidore, paling tidak ada fokus ke daratan Oba. Masa, APBN masuk ke normalisasi pantai Akesahu sebesar 681 juta. Itu cukup kecil, padahal sudah dialokasikan ke APBD. Untuk itu, pihak BPBD harus jeli, mana yang masuk dalam prioritas,” tegas Ratna, Kamis (2/7/2020).

Menurut Ratna, harusnya BPBD bersama Dinas PU lebih komprehensif dalam melihat masalah pembangunan. Terlebih lagi soal pemetaan wilayah rawan bencana yang perlu diantisipasi lebih dini sebelum datangnya bencana alam yang merugikan masyarakat.

“Ada pepatah mengatakan, sediakan payung sebelum hujan. Sedangkan payung mereka sediakan adalah payung bocor, itu juga repot,” katanya menyindir.

Ia juga mengingatkan kepada pemerintah agar tidak terlalu membuat program kegiatan ceremony belaka yang tidak berdampak pada masyarakat.

“Yang perlu dilihat itu hal-hal urgen dan menjadi perhatian serius. Apalagi dengan kondisi pendemik ini, menjadi warning bagi kita semua. Kondisi hujan seperti ini, pemerintah daerah harus punya kesiapan yang matang, makanya BPBD saya anggap lambat dalam menangani banjir di Kosa,” tandasnya.(len/red)

Pos terkait