Hasil Audit ADD dan DD Desa Wai Ipa diserahkan ke Polisi

Penyerahan dokumen hasil audit Desa Wai Ipa ke Polres Kepsul

 

Penyerahan dokumen hasil audit Desa Wai Ipa ke Polres Kepsul

SANANA – Tim Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) bersama perwakilan masyarakat Desa Wai Ipa, menyerahkan hasil pemeriksaan dan audit keuangan Desa Wai Ipa, Kecamatan Sanana, terkait dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD) tahun 2018 kepada Polres Kepsul.

Bacaan Lainnya

“Iya, kemarin dari pihak Inspektorat hubungi kami (warga). Kemudian kami sama-sama dengan mereka (Inspektorat-red) masukkan hasil audit itu di Polres kemarin, Selasa tanggal 30 Juli 2020,” kata Suryadi Yoisangaji, Koordinator Pemuda dan Masyarakat Desa Wai Ipa, kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Suryadi mengemukakan, ini adalah masalah lama yang baru diserahkan ke Polres. Itu pun karena ada desakan.

“Kalau kita tidak desak maka kasus ini mungkin kami tidak tahu kapan akan ditindaklanjuti. Uang desa yang diduga dibawa kabur itu cukup banyak. Jadi penegak hukum harus seriusi masalah ini,” tandasnya.

Ia berharap kepolisian  serius dalam menangani masalah ini. Jika memang tidak ditindaklanjuti, maka dipastikan akan dilakukan unjuk rasa dengan masa yang lebih besar lagi.

“Kami berharap dengan adanya hasil audit yang dilaporkan ke Polres itu dapat ditindaklanjut dengan cepat,” harapnya.

“Apabila tidak ada keseriusan dari Polres, kami akan gelar aksi dan mendesak pihak Polres untuk selesaikan masalah Desa Wai Ipa,” sambung Suryadi tegas.

Sekedar untuk diketahui, sebelumnya pemuda dan masyarakat Desa Wai Ipa melakukan demonstrasi pada Kamis (25/6/2020) mendesak Inspektorat untuk mengeluarkan hasil audit ADD dan DD 2018. Karena diduga sebagian anggaran di tahun itu dibawa kabur oleh mantan Bendahara Desa Wai Ipa, KA alias Karni senilai Rp 471 juta sejak awal 2019 lalu.(red)

Pos terkait