Hearing DPRD Kepsul Tertutup, Wartawan dilarang Meliput


SANANA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) bagian Komisi I menggelar rapat dengan Pemerintah Desa Auponhia Kecamatan Mangoli Selatan dan Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur tertutup. Bahkan, Wartawan pun dilarang melakukan aktifitas liputan saat pembahasan berlangsung.

Sepertinya ada yang aneh dalam agenda hearing kali ini. Jika sebelumnya, jurnalis diperkenankan melakukan aktifitas liputan pada setiap kegiatan wakil rakyat yang terhormat tersebut, namun kali ini tampak eksklusif. Jurnalis media ini dan jurnalis lainnya dilarang masuk ke dalam arena rapat.

Bacaan Lainnya

“Wartawan tidak boleh masuk, nanti kalau sudah selesai baru wawancara,” kata salah sorang staf DPRD Kepsul ketika ditemui di depan ruang rapat I.

BACA JUGA: Natsir Sangaji Bantah Larang Wartawan Liput Hearing Komisi I

Staf pegawai DPRD ini mengaku, rapat tersebut tidak boleh diikuti wartawan. Hal itu sesuai dengan perintah pimpinan rapat dari komisi I. Mereka adalah M. Nasir Sangaji, dan beberapa anggota dari komisi I lainnya.

Hal senada juga diakui Sekwan DPRD Kepsul, Yulita Umanailo. “Saya juga tidak bisa masuk. Saya hanya menyiapkan administrasi. Nanti baru kalian (wartawan) langsung wawancara dengan Komisi I,” ucapnya.

Informasi yang dihimpun di lingkup DPRD menyebutkan, hearing tertutup yang dimulai sekira pukul 09:30 WIT ini membahas permasalahan Dana Desa dari kedua desa tersebut.(red)

Pos terkait