Eks Kades Capalulu dipolisikan, ini Penyebabnya

SANANA – Sudah cukup kesabaran 8 aparat Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terhadap sikap “cuek” yang dipertontonkan mantan Kades Capalulu, Ali Umasangaji.

Akhirnya, mereka didampingi Kuasa Hukum, Wandi Buamona, SH., mengambil langkah hukum ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepsul, Senin (29/6/2020), sebagaimana tertuang dalam laporan pengaduan Nomor: B/133/VI/2020 tertanggal 29 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Kanit SPKT Sif “B”, Bripka Samiudin, terkait pembayaran tunjangan/gaji.

Abd. Lasani Tafalas, yang juga selaku pelapor menuturkan, masalah ini bermula dari pemecatan 8 apatur desa secara sepihak oleh Ali Umasangadji kala masih menjabat sebagai Kades.

“Jadi, pemecatan ini tanpa alasan yang jelas dan alasan yang tidak sesuai didalam SK pemberhentian tertanggal 29 Desember 2019. Karena SK ini baru diberikan kepada kami pada tanggal 19 April 2020,” tuturnya.

Menurut dia, semestinya SK Pemecatan Nomor: 141/10/DC-KMI/XII/2019 itu diberikan pada tanggal yang sama yakni 29 Desember 2019. “Maka pemberhentian ini kami anggap tidak memiliki dasar hukum yang jelas, dan kami menilai ini cacat hukum,” ujar Lasani.

Atas permasalahan ini, mereka telah melakukan upaya koordinasi ke pihak kecamatan maupun Pemda Kepsul dalam hal ini Kaur Pemerintahan dan Kasubag Pemerintahan.

“Hasilnya, camat telah mengeluarkan surat peninjauan kembali dengan Nomor: 138/46/KMT-KS/V/2020, tanggal 14 Mei 2020, tapi sampai diakhir masa jabatannya (Ali. Umasangaji) pada 26 Mei 2020 tidak mengindahkan surat dari camat ini,” ungkapnya.

“Kalau Kasubag Pemerintahan bilang, kami masih sah. Begitu juga dengan Kaur Pemerintahan bilang SK (pemberhentian) itu tidak sah karena alasannya tidak ada koordinasi dengan pihak kecamatan,” sambung Lasani, sembari mengaku sudah menyurat ke Bupati Hendrata Thes namun hingga kini belum ada jawaban.

Oleh karena itu, dirinya bersama dengan 7 aparat desa lain berinisiatif menempuh jalur hukum untuk menuntut hak tunjangan/gaji yang terhitung sejak Januari-April 2020.

“Karena dimasa empat bulan itu kami masih melaksanakan tugas masing-masing. Seperti saya sebagai Sekdes masih menerima tamu dari Dinas Sosial Kepsul, dan menjalankan kerja-kerja administrasi desa. Tapi sampai sekarang gaji kami belum juga dibayar,” katanya.

Ke-8 aparat desa itu masing-masing, Abd. Lasani Tafalas (Sekdes), Ridwan Engelen (Kaur Pemerintahan), Sainudin Umasangaji (Kepala Dusun I), Mohtar Drakel (Kepala Dusun II), Siamat Ipa (Ketua RT09), Hamid Capalulu (Kepala Lingkungan Masyarakat), Sirahing Ipa (Khotib) dan Kisman Umasangaji (Ketua RT08).

Sementara itu, Wandi Buamona, SH., selaku Kuasa Hukum dari 8 aparat Desa Capalulu ini menegaskan, apabila jangka waktu yang ditentukan sampai pada Kamis (2/7/2020) tidak ada ujung penyelesaian permasalahan tersebut maka pihaknya siap melanjutkan upaya hukum.

“Pihak Kepolisian telah menerbitkan surat panggilan terhadap mantan Kades Capalulu Ali Umasangaji untuk upaya mediasi. Namun jika itu tidak ada ujung dari permasalahan ini atau dia tidak bersedia bayar maka kami akan tidak lanjut upaya hukum,” tegasnya.

Wandi juga meminta kepada pihak Polres Kepsul agar turut adil dalam hal untuk membantu mediasi kedua belah pihak ini.

“Kalau upaya mediasi ini gagal, saya selaku kuasa hukum beberapa orang perangkat desa ini akan melanjutkan upaya hukum, kita serahkan ke pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti,” tandasnya.(red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Sula Mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-74

Sen Jun 29 , 2020
SANANA – Sudah cukup kesabaran 8 aparat Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terhadap sikap “cuek” yang dipertontonkan mantan Kades Capalulu, Ali Umasangaji. Akhirnya, mereka didampingi Kuasa Hukum, Wandi Buamona, SH., mengambil langkah hukum ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepsul, Senin (29/6/2020), sebagaimana tertuang dalam […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!