Pelaku Penghinaan Warga Bobo Akhirnya Minta Maaf

TIDORE – Kasus penghinaan bernada rasis terhadap warga Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara yang dilakukan akun Facebook Djuniarti akhirnya berujung pada penyelesaian secara kekeluargaan.

Bacaan Lainnya

Pemilik akun Djuniarti dimediasi di Polres Tikep bersama pihak keluarganya dari Kelurahan Bobo, Mafututu dan Tomagoba, Selasa (23/6/2020).

Proses mediasi pun disaksikan langsung oleh Sultan Tidore Husain Sjah, Kapolres Tikep AKBP Yohanes Jalung serta tokoh masyarakat dan pemuda dari ketiga kelurahan tersebut.

Dihadapan semua pihak yang hadir, pelaku bersama adiknya yang bernama Ayu yang diketahui ikut membagikan status berbau rasis itu menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Kelurahan Bobo, Tomagoba, dan Mafututu, bahwa dengan penyataan ini, kami berjanji tidak mengulangi perbuatan itu dan akan bermedia sosial dengan baik. Dan apabila mengulangi lagi kami siap diberikan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ucap Intan pemilik akun Djuniarti bersama adiknya Ayu saat membacakan surat pernyataan.

Sementara pihak keluarga pelaku dari Kelurahan Tomagoba, Andi Abdu Salam saat dikonfirmasi mengatakan, dengan kejadian ini tentunya menjadi pelajaran bagi masyarakat pada umumnya agar lebih bijak lagi dalam bersosial media.

“Kami dari keluarga dari Intan dan Ayu meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kelurahan Bobo, dan dari masyarakat Bobo sudah mencabut SPKT yang sudah diadukan. Apabila dikemudian hari kalau terulang kembali maka langsung berurusan dengan hukum,” tegas Andi.(len/red)

Pos terkait