PT. WBN dan PT. IWIP diduga Serobot Lahan Warga

Darwin Duko
Darwin Duko

MABA – PT. Weda Bay Nikel (PT. WBN) dan PT. Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP) dituding telah menyerobot lahan kaplingan milik warga di wilayah Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).

Lahan milik ratusan kepala keluarga dari 13 desa itu disebutkan mulai dieksploitasi kandungan tambang nikelnya di tahun 2020 ini.

Bacaan Lainnya

Darwin Duko, tokoh pemuda Desa Ekor, Kecamatan Wasile Selatan menyebutkan, ada sekitar 80 hektar lahan warga yang telah dibebaskan oleh perusahaan, guna membangun jalan. Namun, masih ada lagi lahan yang belum dibebaskan.

Darwin pun mengaku menaruh dugaan bila perusahaan telah bersekongkol dengan Pemerintah Kabupaten Haltim, hingga akhirnya mereka leluasa menyerobot lahan meski tanpa sepengetahuan warga.

“Jadi, informasi yang beredar di masyarakat bahwa perusahaan telah bekerja sama dengan pihak pemerintah tanpa melibatkan masyarakat, untuk melakukan penambangan di lahan masyarakat yang masuk area pertambangan,” ungkap Darwin.

Darwin pun mendesak kepada wakil rakyat di DPRD Kabupaten Haltim untuk ikut menyikapi persoalan penyerobotan lahan ini.

“Kepada DPRD Haltim agar segera membentuk tim Pansus untuk mengusut kasus pembebasan lahan masyarakat di Wasile Selatan ini. Seperti yang dilakukan DPRD Halteng (Halmahera Tengah) membentuk Pansus demi kepentingan masyarakat,” timpalnya.

Jika DPRD Kabupaten Haltim, tak segera menyeriusi persoalan tersebut, kata Darwin, maka pihaknya akan membangun konsolidasi bersama masyarakat 13 desa untuk memboikot jalan lintas Halmahera.

“Jika tidak ditindaklanjuti oleh Pemda dan DPRD Haltim maka gerakan masa adalah solusi demi keadilan,” tegasnya seraya menambahkan kehadiran perusahaan pun tak pernah berkontribusi terhadap masalah Covid-19 di wilayah lingkar tambang di Wasile Selatan.(dan/red)

Pos terkait