Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Pelayanan Tak Maksimal, Dua Pasien Corona di Halbar dijemput Pulang Keluarga

Pelayanan Tak Maksimal, Dua Pasien Corona di Halbar dijemput Pulang Keluarga

Penjemputan dua pasien corona di Rusun ASN Halbar

JAILOLO – Dua orang pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah susun (Rusun) ASN Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, Jumat (15/5/2020) dijemput keluarganya dan dipulangkan.

Kedua warga Desa Payo Tengah itu masing-masing berinisial FW (17 tahun) dan FS (22 tahun). Keduanya dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (14/5/2020) setelah tim Gugus Tugas (Gustu) Provinsi Maluku Utara menerima hasil specimen PCR dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Manado pada 13 Mei 2020.

Penjemputan dan pemulangan FW dan FS ini bukan tanpa alasan. Seperti diungkapkan salah satu keluarga pasien sebut saja Samiun. “Adik-adik kami dilayani tidak baik di Rusun, jadi kami pulangkan ke rumah,” ungkapnya.

Lanjut dia, keluhan serupa juga diutarakan oleh salah satu pasien asal Kecamatan Ibu bahwa, makanan yang diberikan kepada para pasien adalah makanan mentah. Bahkan peralatan mandi juga tak disediakan oleh petugas. Padahal kata Samiun, anggaran penanganan Covid-19 yang dialokasikan sebesar Rp 53 miliar, bahkan sudah dicairkan Rp 1 miliar.

“Kalau keluarga kami terus bertahan di Rusun, maka bukan sembuh tapi mati karena kelaparan,” cetusnya.

Samiun menyebutkan, ketidaknyamanan pasien yang berada di Rusun ini karena ulah sejumlah pejabat Pemda Halbar seperti, Sekda, Kadis Keuangan dan Kadis Kesehatan.

“Ini akibat ulah Sekda, Kadis Keuangan dan Kadis Kesehatan, sehingga pelayanan tidak maksimal di Rusun, jadinya pak Bupati kena imbas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Halbar, Imran Lolori yang bertemu langsung dengan keluarga pasien tak bisa berbuat banyak.

Bahkan Imran membantah jika makanan yang disediakan masih mentah dan tidak benar jika tidak ada perhatian dari Pemkab Halbar.

“Prinsipnya kita sudah buat pelayanan yang maksimal, namun pihak keluarga merasa pelayanan yang kita lakukan kurang maksimal, sehingga apa yang disampaikan pihak keluarga akan kita evaluasi kembali,” singkatnya.(ms/all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!