Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Pasien Terkonfirmasi Positif Corona di Halbar Sudah Tiga Orang, Begini Riwayat Perjalanannya

Pasien Terkonfirmasi Positif Corona di Halbar Sudah Tiga Orang, Begini Riwayat Perjalanannya

Chuzaemah Djauhar

JAILOLO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara, kembali menginformasikan perkembangan kasus virus Corona atau Covid-19 di Halbar.

Berdasarkan keterangan resmi Pemkab Halbar melalui Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan Covid-19 hingga 14 Mei 2020, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 2 orang lagi, total menjadi 3 orang. Mereka masing-masing berinsial KH (48 Tahun), FW (17 Tahun) dan FS (22 Tahun). Ketiganya memilik riwayat perjalanan dari daerah terpapar Covid-19.

Juru Bicara Gustu Penanganan Covid-19 Halbar, Chuzaemah Djauhar menerangkan, dari hasil pemeriksaan PCR oleh Tim Gustu Provinsi Maluku Utara, riwayat perjalanan pasien KH adalah pada 28 Maret 2020 Jakarta-Surabaya-Makasar-Ambon dan tiba di Kota Ternate pada 12 April 2020. Selanjutnya melalui pelabuhan Ferry Bastiong, KH menuju pelabuhan Ferry Sidangoli kemudian ke Jailolo.

“Pada 15 April 2020 tim medis melakukan rapid test terhadap KH, hasilnya reaktif. Kemudian pada pada 16 April 2020 langsung di rujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk dilakukan pemeriksaan PCR, Rontgen Kesan Pneumonia, Pemeriksaan CBC, KL, Serum dan Elektorit. Hasil specimen dikirim ke makasar dan tanggal 26 April 2020 hasilnya positif, kemudian flow up ke dua pada 6 Mei 2020 dan hasilnya tanggal 12 Mei masih tetap positif, sehingga KH masih menjalani isolasi di Hotel Sahid Kota Ternate,” terangnya, Kamis (14/5/2020).

Sementara pasien FW juga mempunyai riwayat perjalanan yang sama dengan pasien KH. Dari hasil pemeriksaan rapid test terhadap FW hasilnya reaktif pada 27 April 2020. Kemudian hasil pemeriksaan PCR yang dikirim ke BTKL Manado pada 6 Mei 2020 hasilnya pada 13 Mei 2020 adalah positif Covid-19

Lanjut Emma, untuk pasien FS dengan riwayat perjalanan, pada 24 April 2020 dari Jakarta-Ternate, selanjutnya menuju Jailolo dan melakukan karantina mandiri di Rusun ASN. Setelah itu, pada 27 April 2020 hasil rapid test reaktif, kemudian specimen PCR dikirim ke BTKL Manado pada 6 Mei 2020. Kemudian pada 13 Mei 2020 hasilnya dikeluarkan positif Covid-19.

”Ini adalah musibah yang harus kita hadapi bersama. Sehingga itu mari jaga kesehatan dan jauhi kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Emma menambahkan, data karantina mandiri di Halbar saat tersisa sebanyak 527  orang. Sedangkan yang telah selesai melakukan karantina sebanyak 1.903 orang.

“Kami berharap, semua masyarakat bisa berpartisipasi untuk tetap berada di rumah, sehingga upaya memutus mata rantai dan penyebaran virus corona juga segera berakhir,” harapnya.(ms/all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!