Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Timur > Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, DPRD Haltim Panggil Disperindagkop

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako, DPRD Haltim Panggil Disperindagkop

Bahmid Djafar

MABA – Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) kembali memanggil Disperindagkop Haltim guna mempertanyakan kenaikan harga sembako di pasaran yang terjadi saat bulan Ramadhan ini.

Sekertaris Komisi II DPRD Haltim Bahmid Djafar menuturkan, kenaikan harga sembako sudah menjadi temuan komisinya di wilayah kecamatan Maba Utara.

Untuk itu, melalui pertemuan dengan Disperindagkop Haltim, sekaligus juga dipertegas agar adanya penekanan kepada pedagang yang sengaja memainkan harga sembako.

“Karena sebelumnya sudah ada instruksi yang dikeluarkan oleh Dinas Perindagkop terkait dengan penyesuaian harga menjelang Ramadhan,” kata Bahmid kepada Maluttimes.com, Selasa (12/5/2020).

Bahmid mengungkapkan, di Maba Utara temuan kenaikan harga sembako yang melambung tinggi yakni pada beras dan terigu.

“Kedua bahan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, jadi kami meminta dinas cepat mengambil langka serius menanggani persoalan ini,” harapnya.

Selain dua bahan sembako tersebut lanjut dia, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) juga perlu diperhatikan oleh Disperindagkop.

Sebab, ada beberapa SPBU dan APMS dinilai sudah bermain harga, seperti kasus yang terjadi di wilayah Buli, Kecamatan Maba yang pada setiap kali stok BBM masuk selalu saja langsung habis dalam waktu singkat.

“Yang terjadi di buli mobil Pertamina masuk, dengan waktu jeda singkat langsung habis. Takutnya pengencer sudah kerja sama dengan pihak pertamina. Sehingga BBM masuk langsung didistribusikan kepada para pengecer, kemukinan besar pertamina lebih pentingkan para pengencer gelong,” terangnya.

Kemudian ia tambahkan, pada tahun ini ada pembangunan dua APMS, Maba Tengah dan Maba Utara. Namun, menurut komisi II penempatan APMS yang direncanakan di Desa Dorosagu perlu dikaji kembali karena jangkauannya masih sulit.

“Kami ingin tempat APMS yang ada di Maba Utara agar dipindahkan ke jangkauan yang lebih mudah aksesnya,” tutup Bahmid.(af/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!