Korupsi Dana Desa, Seorang Mantan Kades di Haltim Ditahan Polisi

AKBP Mikael P. Sitanggang

MABA – Sorang oknum mantan kepala desa (Kades) berinsial SM, di Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara resmi ditahan tim penyidik Reskrim Polres Haltim.

Pelaku ditahan dengan dugaan melakukan tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp.186.829.300.

Kapolres Haltim, AKBP Mikael P. Sitanggang melaui Kasubaghumas Polres Haltim IPTU Jufri Adam mengatakan, penetapan tersangka terhadap SM berdasarkan barang bukti dan alat bukti yang sah diatur dalam pasal 183 dan pasal 184  ayat (1) KUHAP.

Pada tahun 2017,  tersangka mengajukan dan mencaikan DD dan ADD sebesar Rp.1.287.763.000. “Ketika anggaran tersebut dicaikan, tersangka sendiri yang mengelolah anggaran tanpa melibatkan bendahara dan sekertaris desa serta tersangka sendiri yang membuat pertanggung jawaban dan memalsukan tanda tangan yang ada pada pertanggung jawaban DD dan ADD tahun 2017,” kata Jufri sebagaimana keterangan tertulis yang diterima maluttimes.com. Rabu (6/5/2020).

Pelaku

Jufri merincikan item penyalahgunaan anggaran yang dilakukan tersangka antara lain, penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa dan perangkat, operasional RT/ RW, perjalan dinas, makan rapat, makan minum giat PKK , perawatan kendaraan bermotor, operasional kantor desa, BBM operasional kantor desa, pembangunan teras masjid, pembanguna teras mesjid lanjutan, satu unit mesin merek yanmar, bumdes, rompong dua unit, pembangunan saluran irigasi , operasional kantor , upah kerja pembangunan saluran air bersih (sumur bor), upah kerja penggalian saluran irigasi dan belanja ATK serta foto copy.

“Berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan Negara maka, terdapat kerugian Negara sebesar Rp.186.829.300,” terangnya.

Akibat perbuatan tersebut, SM dijerat melanggar primer pasal 2 Ayat (1), subsider pasal 3, lebih subsider pasal 9 UU RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubahdan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 4 tahun, paling lama 20 tahun.

“Untuk saat ini tersangka pelaku SM ditahan di Rutan Polres Haltim untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” tegas Jufri.(af/red)

Malut Times

Jendela Informasi Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Danny Missy Minta Disperindagkop Terus Pantau Stok Sembako

Kam Mei 7 , 2020
MABA – Sorang oknum mantan kepala desa (Kades) berinsial SM, di Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara resmi ditahan tim penyidik Reskrim Polres Haltim. Pelaku ditahan dengan dugaan melakukan tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang merugikan keuangan […]

Malut Times

maluttimes.com

Maluttimes.com - adalah portal berita media online yang menyajikan reportase seputar peristiwa maupun perkembangan kondisi sosial, politik, hukum, pendidikan, budaya dan ekonomi di Provinsi Maluku Utara yang dikemas secara aktual, cepat, akurat dan terpercaya. Portal berita ini mengusung slogan sebagai “Jendela Informasi Maluku Utara”.

error: Content is protected !!