Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Barat > Satgus Covid-19 Halbar Didemo, ini Penyebabnya

Satgus Covid-19 Halbar Didemo, ini Penyebabnya

JAILOLO – Puluhan warga dari Desa Payo, Bobo dan Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menggelar aksi ptoretes di depan Posko Satuan Gugus Tugas (Satgus) Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (29/04/2020).

Massa yang datang menggunakan mobil pickup dan membawa pamflet bertuliskan “Hilangkan Stigma Buruk Terhadap Desa Pateng” itu, menuntut agar pihak Gugus tugas membuat langkah cepat sebab, desa mereka telah mendapat stigma sosial daerah wabah Covid-19.

Stigma sosial ini muncul setelah salah satu pasien berasal dari salah satu desa tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

“Warga Desa Pateng saat ini merasa resah akibat stigma buruk ini. Dimana salah seorang warga penjual ikan yang berasal dari Desa Pateng saat menjual ikan di salah satu desa di Halbar dinilai si penjual berasal dari desa yang terpapar covid-19 sehingga jualannya pun tak kunjung laku dibeli,” kata Gafli Anwar, salah seorang orator saat menyampaikan orasinya dalam aksi tersebut.

Tak hanya itu, ketika warga hendak melaksanakan shalat diluar dari desa, mereka merasa minder akibat stigma buruk yang kerap disebutkan.

Hal senada juga disampaikan Fahmi Albaar selaku Koordinator Aksi. Dikatakan, akibat stigma tersebut berpengaruh pada pendapatan ekonomi warga. “Dari sisi ekonomi warga juga sangat dirugikan,” ujarnya.

Sehingga itu, Fahmi meminta kepada segenap unsur yang tergabung dalam Tim Satgus agar segera mengambil kebijakan untuk menepis stigma buruk yang ada sehingga warga bisa terbebas dari ujaran buruk tersebut.

“Kami hadir disini bukan untuk meminta klarifikasi dari tim satgus akan tetapi bagaimana langkah satgus untuk kemudian bisa menghilangkan stigma buruk tersebut yang telah membuat kami merasa dialienasi di daerah kami sendiri,” tandasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Halbar, Rosfinje Kalengit mewakili tim Satgus Covid-19 berjanji secepatnya akan dilakukan tindakan sebagaimana yang diminta oleh warga.

“Setelah mendengar keluhan yang disampaikan, kami segenap unsur pimpinan yang tergabung dalam tim Satgus langsung melakukan rapat. Jadi besok kami akan memulai penyemprotan disinfektan serta membagikan masker,” pungkasnya.(ms/all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!