Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Kota Ternate > Bertambah, Kini Ada 2 Warga Tidore Terkonfirmasi Positif Corona

Bertambah, Kini Ada 2 Warga Tidore Terkonfirmasi Positif Corona

ilustrasi

TERNATE – Tim gugus tugas penanganan corona virus disease (Covid-19) Provinsi Maluku Utara melaporkan jumlah pasien terkonfirmasi positif bertambah 2 orang.

Dikutip dari laman kompas.com, Rabu (15/4/2020), Jubir gugus tugas Covid-19 Maluku Utara, dr. Rosita Alkatiri mengatakan, tim telah menerima hasil laboratorium dari BBLK Makassar, Sulawesi Selatan, dengan hasil terkonfirmasi positif 2 orang.

Dengan demikian, kata Rosita, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Maluku Utara menjadi 4 orang. Selanjutnya, kasus baru ini disebut sebagai kasus 03 dan kasus 04.

Dari keempat pasien positif Covid-19, dua di antaranya yakni pasien 01 dan 02 telah dinyatakan sembuh, bahkan pasien 01 telah dipulangkan.

BACA JUGA: Hasil Rapid Test Corona, 8 Warga Tidore dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate 

“Kalau kasus 01 dan 02 karena terjadi kontak antara pasien 01 dan 02, sementara kasus 2 orang positif dari Tikep ini merupakan kasus impor, dengan perjalanan dari Bandung, hasil rapid test reaktif, kemudian dilakukan pemeriksaan PCR di laboratorium hasilnya positif,” katanya.

“Hari ini juga kami telah menerima hasil laboratorium dari BBLK Makassar, dua kali pemeriksaan laboratorium pasien 02 dengan hasil negatif, sehingga yang bersangkutan telah dinyatakan sembuh,” sambung Rosita.

Lanjutnya, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sampai dengan 15 April 2020 sebanyak 8 orang. Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 275 orang serta orang tanpa gejala (ODP) sebanyak 49 orang.

BACA JUGA: Kabar Baik, Pasien 02 Positif Corona di Malut Dinyatakan Sembuh 

Sedangkan jumlah OTG ada pengurangan dikarenakan sudah selesainya masa pemantauan dan ada beberapa yang berubah status menjadi ODP.

Sementara, untuk kasus ODP terjadi penurunan yang signifikan di hari ini sebanyak 20 orang secara kumulatif. Hal ini dikarenakan telah selesai masa pemantauan selama 14 hari.

“Sedangkan untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada perubahan,” cetusnya.

Rosita menambahkan, untuk pemeriksaan rapid test, telah dilaksanakan pemeriksaan kepada 546 orang, hasilnya sebanyak 33 orang reaktif yaitu, 6 OTG, 9 ODP, 1 PDP dan 17 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 513 orang dengan hasil rapid test non reaktif.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!