Rabu, Oktober 27, 2021
Home > MALUT > Halmahera Timur > Curhat Nakes Covid-19 di Sosmed, Begini Respon Kadinkes Haltim

Curhat Nakes Covid-19 di Sosmed, Begini Respon Kadinkes Haltim

Kadis Kesehatan Haltim, dr. Vita Sangaji

MABA – Berbagai kendala dan keterbatasan yang dialami oleh tenaga kesehatan (nakes) saat bertugas menangani dan mencegah wabah Covid-19 di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) nampaknya tak sanggup dibendung.

Seorang nakes dengan akun Facebook atas nama Nurlaili Umahuk bahkan menyampaikan curahan hatinya (curhat) melalui sosial media Facebook perihal masalah lapangan yang dialami bersama rekan-rekannya.

Nurlaili membuat cuitan bernada emosi sebagai respon pada judul berita salah satu media online yang menyebutkan bahwa DPRD Haltim menggeser Rp 2 Miliar untuk pencegahan dan penanganan covid 19.

Kata dia dalam komentar, sebenarnya anggaran Rp 2 Miliar cukup besar nilainya jika digunakan sebaik mungkin.

“Kong tong yang di lapangan cuma dapa kase sorga talinga, ramai di media tapi baulaco dilapangan, so bagitu dapa hujat dari masyarakat lagi karena dong dengar anggaran bagitu banyak dong taratau hal tong ika puru,” ciutnya dalam kolom komentar.

Terkait ciutan Nurlaili ini, Kadis Kesehatan Haltim, dr. Vita Sangaji pun angkat bicara.

Kata dr. Vita, untuk kebutuhan kegiatan di posko tenaga kesehatan itu puskesmas yang melakukan pemantauan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dapat menggunakan Bantuan Opersional Puskesmas.

“Jadi Dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan Pimpinan Puskesmas segera mengajukan permintaan uang untuk kebutuhan upaya penanganan pandemi covid 19, termasuk skrining dan pemantauan epidemiologi di wilayah kerja masing-masing, ” ungkap dr. Vita via WhatsApp, Jumat (10/4/2020).

Dikatakannya, permintaan pencairan secara kolektif dari seluruh puskesmas, terkendala oleh beberapa puskesmas lainnya yang belum memasukkan laporan dari Tim Satker.

“Kami segera memproses usulan permintaan uang dari seluruh puskesmas untuk dicairkan, sehingga kebutuhan puskesmas dalam upaya penanganan pandemi covid 19 dapat terlaksana,” ucapnya.

Lanjut dia, untuk kebutuhan masker
Dinas Kesehatan masih punya stok masker meskipun terbatas.

“Kaitannya dengan masker kami sudah sampaikan ke pimpinan Puskesmas segera melakukan permintaan kebutuhan masker untuk didistribusi ke seluruh puskesmas,” singkatnya mengakhiri.(af/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!